Aktivis Lidik Pro Kecam Pihak Lantamal XIII Atas Perampasan Hak Warga Binalatung

Tokoh masyarakat Binalatung Tarakang Utara

Newszonamerah.com – Sebanyak tujuh orang Tokoh masyarakat Binalatung Tarakan Utara, Kalimantan Utara datang ke Makassar, Selasa (24/2/2020)

Kedatangan mereka ke Sulawesi Selatan
bertujuan untuk mengadukan kasus sengketa tanah masyarakat di wilayahnya yang tak kunjung menemui keadilan.

Bacaan Lainnya

Ke tujuh tokoh tersebut diterima oleh salah satu aktivis Lidik Pro, Rusdi, di Sekretariat pembantu DPP Lidik Pro Sulsel, Jalan Andi Tonro III Kota Makassar.

Salah satu tokoh kordinator perjuangan hak rakyat Binalatung, Yusuf, mengungkapkan jika dirinya sudah bertahun-tahun melakukan perlawanan guna mempertahankan tanah hak miliknya

Akan tetapi kata Yusuf tetap diambil paksa oleh pihak Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan.

Yusuf juga menyebutkan kalau pihaknya bahkan sudah melakukan aksi demonstrasi dan melakukan pengrusakan terhadap gedung-gedung yang sementara dibangun pihak lantamal XIII namun lagi-lagi gagal.

Menurut Yusuf, aksi demonstrasi paling terakhir dilakukannya pada bulan Juli 2019, namun pihak Lantamal XIII tetap tidak mau menyerahkan hak tanah miliknya yang dilengkapi dengan surat-surat.

“Kami sudah melakukan perlawanan selama bertahun-tahun, bahkan sudah ada teman teman yang menjadi korban dan kehilangan nyawa dalam perjuangan mempertahankan hak kami di Tarakan Utara” ujar Yusuf, Selasa (25/2/2020)

“Tanah Kami yang selama ini kami kuasai lengkap dengan bukti-bukti kepemilikan tiba-tiba saja diklaim oleh pihak Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan kemudian melakukan pembangunan gedung di sana,” kata Yusuf saat menceritakan

Mendengar pengaduan dan penjelasan tujuh warga dari Binalatung itu, Aktivis Lidik Pro, Rusdi yang menerima tokoh tersebut mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap warga Tarakan Utara yang dirampas haknya oleh Pihak Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan

“Saya selaku aktivis tentu sangat prihatin dan jika itu benar adanya maka perlu membantu warga di sana untuk memperjuangkan haknya yang saat ini diambil oleh Lantamal XIII Tarakang,” ungkap Rusdi

Kepada media, Rusdi juga mengatakannya jika dirinya akan berkoordinasi dulu ke pihak Lidik Pro tingkat Pusat.

“Dari beberapa sumber yang ada, kami masih akan terus menggali dulu informasi yang lebih mendalam. Kemudian akan Kami kaji dan meneruskan hal ini dulu ke Lidik Pro tingkat pusat” ungkapnya

“Kami ada SOP yang mengatur hal invesitgasi dan lainnya. Apakah akan diserahkan ke Binpro atau ke DPP Lidik Pro Kaltim, nanti kita tunggu informasinya dari pusat,” ucap Rusdi

Hingga berita ini selesai ditulis, pihak Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan yang dikonfirmasi masih belum berhasil dihubungi

(RS)

Pos terkait