Aktivis Lidik Pro Tanggapi Permintaan Maaf Raja Belanda

Aktivis Lidik Pro saat melakukan unjuk rasa di depan Kedubes Belanda, Jakarta.

Newszonamerah.com – Permohonan Maaf Raja Belanda, Willem Alexander, atas kekerasan yang dilakukan oleh Belanda di masa penjajahan Indonesia, ditanggapi serius oleh Aktivis Lidik Pro, Selasa (10/3/2020)

Ketua DPP Bin-Pro Lidik Sulsel Rusdi menyebutkan bahwa permintaan maaf secara terbuka oleh Raja Belanda kepada rakyat Indonesia serta pengakuan secara langsung atas Kemerdekaan RI Tahun 1945 adalah sesuatu yang lama dinantikan.

Bacaan Lainnya

“Itu adalah sesuatu yang lama kita nantikan, dan pernyataan secara terbuka itu, maka sangat jelaslah bahwa Kerajaan Belanda telah melakukan kejahatan Perang di Indonesia pasca Proklamasi RI pada tanggal 17 Agustus 1945” kata Rusdi

Rusdi mengatakan, bahwa bukti sangat jelas terkait Kejahatan Perang Tahun 1946 sampai 1949 di Indonesia

“Olehnya itu, kami berharap kedepan Pemerintah RI harus dengan tegas menuntut pertanggungjawaban Kerajaan Belanda melalui Mahkama Pidana Internasional (MPI)” tambahnya

Sebelumnya, Raja Belanda Willem Alexander menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan atas Belanda kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bahkan Raja Willem tak hanya minta maaf saja atas kekerasan di masa penjajahan itu, dia juga mengakui Kemerdekaan Indonesia

Pidato Willem disampaikan dalam bahasa Inggris. Protokol Setpres lalu membagikan terjemahan pidato tersebut di Istana Bogor, Selasa (10/3/2020)

“Saya melakukan ini dengan kesadaran penuh bahwa rasa sakit dan kesedihan bagi keluarga-keluarga yang terdampak masih dirasakan sampai saat ini,” kata Raja Willem.

(Mulyadi)

Pos terkait