Aktivis LSM Jeneponto Jadi Korban Penganiayaan Preman, Kasus Apa?

  • Whatsapp
Supriadi Tompo saat ditemui di RSU Latopas Jeneponto

Newszonamerah.com – Seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Supriadi Tompo (50) tahun, diduga dianiaya

Penganiayaan terhadap Supriadi Tompo terjadi ketika ia pulang menuju ke rumahnya di Desa Belokallong, Jalan Anggrek, Kelurahan Empoang, sekira pukul 08.00 Wita, Senin (17/2/2020)

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang diterima, Supriadi tiba-tiba dipanggil oleh seorang bernama Kr Gajang. Saat itu, Supriadi Tompo langsung dianiaya dari arah belakang, seketika itu pula Supriadi terjatuh dari motor lalu pingsan

“Iya, korban tiba-tiba dianiaya dan jatuh pingsan kemudian dibawa ke RSU Lanto Daeng Pasewang (Latopas) untuk mendapatkan perawatan intensif selama beberapa jam”, kata Pak Daeng yang menyaksikan kejadian tersebut.

Dijumpai di RSU, Supriadi Tompo sambil terbata-bata menuturkan bila pundak dan kepala bagian belakang masih terasa sakit dan belum bisa banyak bicara.

“Kepala saya masih pusing, penglihatan kadang berkunang-kunang dan leher masih nyeri, kepala bagian belakang serta pundak juga sakit sekali”, ujar Supriadi Tompo kepada media ini, Selasa (18/2/2020)

Diketahui, Supriadi Tompo merupakan aktivis yang paling gencar mengkritisi dugaan pembangunan yang menyimpan dan vokal terhadap anti korupsi di Butta Turatea.

Bahkan, kritikannya terkadang kontroversial dan dianggap anti pemerintahan Bupati Iksan Iskandar dan Wakil Bupati Paris Yasir.

Pantauan media ini, pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Perkembangan terakhir, Supriadi Tompo masih dalam perawatan intensif dan divisum dari dokter RSU Latopas Jeneponto.

Dugaan pihak keluarga bahwa Kr Gajang salah sasaran namun entah terbawa mabuk minuman keras atau tidak, pihak keluarga korban tetap keberatan dan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Hingga berita ini selesai ditulis, belum diketahui apa motif Kr Gajang melakukan penganiayaan terhadap Supriadi Tompo. Kendati demikian, korban masih dalam perawatan intensif di RSU Latopas Jeneponto

(Mille)

Pos terkait