Analisa Pemerhati Publik (2): Wujud Nyata JADIN Peduli Rakyat Nagan Raya

  • Whatsapp
Analisa Pemerhati Publik (2): Wujud Nyata JADIN Peduli Rakyat Nagan Raya

 

Bacaan Lainnya

RADAR ISTANA.COM | Nagan Raya

 – Pasca pelantikan Pemerintahan JADIN hingga kini sedang bergulir di Nagan Raya tidak dapat dipungkiri publik kepedulian Pemerintahan JADIN dalam mensejahterakan rakyat Bumoe Rameune, Kamis (29/7).

Azharshah, SE menggali secara independen program-program kerja Pemerintahan JADIN yang bergulir dari berbagai sektor kehidupan masyarakat Nagan Raya dari tahun ke tahun. 

Menurut Azharshah, dari tatanan keuangan daerah sumber Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) dari tahun ke tahun dalam implementasinya wajib merujuk kepada Regulasi Pusat hingga Daerah terutama peraturan tentang tata kelola pelaksanaan program dan tata laksana keuangan.

Masa kepemimpinan JADIN yang jelas tersandung Regulasi yang mau tidak mau harus dihentikan perguliran programnya adalah dana Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat miskin perorangan sesuai Regulasi digulirkan Pemerintah Pusat sejak tahun 2017 yaitu Peranturan Menteri terkait Dana Kesejahteraan dan Bantuan Sosial (Kesbansos).

“Terkait anggaran bantuan lainnya jelas bergulir dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPK) terkait bidang kepentingan masyarakat, meliputi Kelompok Tani, Kelompok Nelayan, Kelompok Ternak, Kelompok Tani Perkebunan, Koperasi, Usaha Home Industri UMKM, Kelompok Tani Tambak, serta usaha-usaha masyarakat lainnya,” papar Azharshah.

Terkait program pokok visi dan misi JADIN sebenarnya, nilai Azharshah telah ter-implementasi secara tidak langsung bergulir dilingkungan pemberdayaan dan pembangunan masyarakat selama ini. Mungkin secara spesifikasinya tidak termaktub sesuai judul dalan paparan visi dan misi terdahulu.

“Kajian yang saya lakukan bersama Tim sebenarnya sangat independen sesuai pedoman survey tanpa keberpihakan guna mengungkap fakta dan realita yang menjadi suatu tolak ukur terhadap keadaan masyarakat Nagan Raya dinilai dari sudut pandang pemerintahan sedang berlangsung,” urainya.

Menurut Azharshah, SE Pemerintahan JADIN tidak lah sesempurna yang diharapkan sesuai visi dan misi saat merumuskan konsep dasar Perencanaan Pembangunan dan Sumber Daya Manusia guna pencapaian pengelolaan Sumber Daya Alam. 

Pemerintahan JADIN juga membutuhkan konsep-konsep intelektual yang mumpuni guna menyusun kerangka kerja pembangunan serta Tim Work yang profesional dengan satu komitmen loyalitas, sehingga lahirkan sinergisitas terstruktur dalam menyusun, merumuskan, memperjuangkan, serta merealisasi program kerja mewujudkan Nagan Raya yang adil dan makmur.*

(Bersambung)

Laporan  : S Adi P

Pos terkait