Babak Baru Kasus ‘Korupsi’ Betonisasi 2019, Dua Kontraktor Bakal Diperiksa

Ketua Investigasi LSM Gertak di ruangan Unit Idik IV Tipidkor Polres Takalar mempertegas pelaporan telah diajukan.

Newszonamerah.com – Dua Perusahaan Kontraktor besar yakni PT. Jennifer Putra Mandiri dan PT. Diego Putra Konstruksi yang dilaporkan oleh LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gertak) di Unit Tipikor Polres Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kini memasuki babak baru

Dugaan kasus korupsi ini terkait proyek peningkatan jalan beton di Kabupaten Takalar. Pekerjaan ini diduga tak sesuai dengan spesifikasi yang di kerjakan oleh PT. Jennifer Putra Mandiri dan PT. Diego Putra Konstruksi, dengan nilai anggaran fantastis yang diserap dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2019

Bacaan Lainnya

Ketua Investigasi LSM Gertak, Nur Inayah Dg. Sikki, mengatakan, kasus ini akan terus dikawal semaksimal mungkin

“Setelah beberapa hari ini, kami sabar menunggu balasan surat usai diajukan atas laporan pengaduan pada unit Tipidkor Polres Takalar. Alhamdulillah, surat balasan kami terima” ujar Sikki kepada media ini, Jumat (17/1/2020)

“Balasan surat ini sebagai klarifikasi dalam memberikan keterangan dan tambahan data-data yang diperlukan untuk memperkuat laporan tersebut” pungkasnya

Kondisi Peningkatan Jalan Beton di ruas Jalan Limbung-Galesong

Di tempat terpisah, Ipda Noviarif Kanit Idik IV Tipidkor Satreskrim Takalar, membenarkan adanya surat laporan LSM Gertak bernomor B/05/GERTAK/XII/2019 pada 26 Desember 2019

Dalam isi surat itu, LSM Gertak melaporkan perihal dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan betonisasi Tahun Anggaran 2019

“Untuk hal tersebut, sementara masih dilakukan Lidik dan klarifikasi dulu terhadap pihak-pihak terkait puldata dan pulbaket” kata Novi

“Kami akan segera memberikan surat panggilan kepada mereka, baik yang terlapor atau saksi-saksi lainnya, guna untuk dimintai keterangannya demi percepatan kasus yang dilaporkan LSM Gertak, ” ungkapnya

Bersambung

(Sikki)

Pos terkait