Bikin Malu, Adik Bupati Bulukumba ‘Ngamuk’ Bawa Parang Ancam Wartawan

  • Whatsapp
Ilustrasi

Newszonamerah.com – Sangat miris, tindakan Adik Bupati Bulukumba yakni Andi Fian mencoreng nama baik kakaknya sendiri sebagai seorang Bupati

Tindakan tidak terpuji ini dinilai sangat tidak pantas dilakukan, jika persoalannya hanya soal konfirmasi tambang ‘ilegal’

Bacaan Lainnya

Jika demikian, mengapa harus memakai cara-cara mengancam wartawan apalagi dengan menggunakan parang

Seperti yang dialami Andi Burhanuddin (36), selaku Kepala Biro Newszonamerah.com di Wilayah Kabupaten Bulukumba

Dikatakan oleh Andi Bur, kasus ini bermula saat dirinya ingin konfirmasi Andi Fian melalui by phone, terkait tambang di Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba

Akan tetapi Adik Bupati Bulukumba, Andi Fian mengarahkan Bur ke kota untuk bertemu langsung

“Dia sudah lama mencari saya, jadi kami mengikuti arahannya lalu saya ke kota” kata Andi Bur, Sabtu (11/4/2020)

Setelah sampai ke kota, Bur kembali menghubungi Andi Fian bahwa dirinya sudah ada di kota  dan diminta untuk menunggu

“Saya menunggu di warung es buah. Tak Lama kemudian dia datang dengan mobil berwarna putih. Disitulah dia langsung turun dengan membawa parang panjang” ucap Andi Bur

Dia menjelaskan, ancaman ‘perencanaan’ pembunuhan dengan Parang di depan warkop Gedung 45, terkait kasus tambang ‘ilegal’

“Kalau kau masih meliput tambang pasir di Swatani ini, maka kau akan berhadapan dengan saya (tai***)” kata Bur menirukan Fian

Dikatakan oleh Andi Bur bahwa ancaman yang melakukan teror itu diduga seorang adik Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali.

“Tai***, apa maumu Tai***, sambil pegang parang, tidak usaha kau urusi tambang itu, memang saya punya, kau mau apa” kata Bur menceritakan

Dari kejadian ini, Kepala Biro Bulukumba ini bersama dua rekannya langsung melaporkannya ke Polres Bulukumba

Andi Bur melaporkan kasus pengancaman tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bulukumba dengan nomor : LP/177/IV/2020/ Sek Bulukumba

“Saya bersama dua teman ini (Arsyad dan Ahmad) mendatangi Polres menindaklanjuti dugaan pengancaman pembunuhan dengan menggunakan parang” kata Andi Bur

(Isman)

Pos terkait