Ciee, Dijanji Kuliah Gratis Tapi Bo’ong! Mahasiswa UIT Kesal : Anggota DPR RI “PHP”

Universitas Indonesia Timur (UIT)

Newszonamerah.com – Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia Timur (UIT), Ramli, merasa kecele dan dirugikan atas janji palsu oleh Anggota DPR RI

Pasalnya, program penerima blangko beasiswa kuliah gratis sudah ‘dijargokan ‘oleh H. Haruna pendiri UIT yang sekarang terpilih dan duduk di DPR RI dari Fraksi PKB

Bacaan Lainnya

Program kuliah gratis ini bertujuan agar mahasiswa bisa melanjutkan pendidikannya tanpa dibebani biaya kuliah dan tentunya hal ini sangat membantu bagi para mahasiswa

Namun kenyataannya, pihak kampus dalam hal ini Rektor UIT, berdasarkan dengan surat edaran yang dikeluarkan justru membuat mahasiswa ‘dipaksa’ membayar

Mirisnya lagi, pembayaran tersebut dibebani untuk pembayaran biaya partisipasi yang ‘sengaja’ dibebankan di semester akhir

Mahasiswa yang tidak mampu membayar biaya partisipasi maka mereka tidak akan bisa mengikuti ujian final dan melanjutkan ke semester akhir untuk proses penyelesaian

Tak ayal, jika program beasiswa kuliah gratis yang dicanangkan oleh H.Haruna ini hanya menjadi salah satu bukti janji politiknya

“Dalam prosesnya bukan mendapatkan kuliah gratis tapi di akhir semester untuk proses penyelesaian diwajibkan membayar berbagai macam pembayaran yang nilainya sama dengan membayar SPP selama 4 Semester ketika kuliah di kampus Negeri” kata Ramli melalui pesan tertulisnya yang diterima media ini, Senin (15/2/2021)

Mahasiswa Pascasarjana UIT ini merasa kecewa dan sangat dirugikan. Sebab, janji kuliah gratis itu ternyata hanyalah janji politik atau istilah lainnya hanyalah Pemberi Harapan Palsu (PHP)

“Nyatanya mahasiswa wajib membayar biaya kuliah di akhir semester dan jika tidak maka hanya satu pilihannya, yakni berhenti kuliah dalam artian tidak bisa melanjutkan proses penyelesaian ke tingkat semester akhir.” bebernya

Ramli berharap agar kiranya H. Haruna bisa mempertanggungjawabkan janji politiknya dan Surat Edaran Rektor UIT tentang pembayaran biaya partisipasi agar bisa dibatalkan

“Atau kalau Perlu turunkan Rektor karena membuat kebijakan yang memaksa penerima program beasiswa kuliah gratis harus membayar dan ini adalah bukti kegagalan H. Haruna sebagai Pendiri UIT Makassar dan program beasiswa kuliah gratis itu janji palsu” pungkasnya

(Anto)

Pos terkait