Direktur FPRM Siap Lapor Temuan Dugaan Penyimpangan BOS di SDN Alue Labu

Direktur FPRM Siap Lapor Temuan Dugaan Penyimpangan BOS di SDN Alue Labu

 

RADARISTANA.COM | Banda Aceh –

Bacaan Lainnya

 Direktur FPRM Nasruddin siap laporkan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Alue Labu Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya-Aceh Erbawati, S. Pd terkait temuan dugaan tidak transparan, penyimpangan, serta penyalah gunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Nasruddin mengatakan, terkait dugaan tidak transparan, penyimpangan, penyalah gunaan anggaran (Korupsi), penyalah gunaan wewenang jabatan dalam pengelolaan dana BOS oleh Oknum Kepsek SDN Alue Labu, dimintanya laporkan saja secara detil guna dilaporkan ke pihak terkait.

“Kita akan paparkan langsung semua temuan-temuan tersebut kepada Bapak Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Aceh diperkirakan dalam waktu dekat ini, BOS itu untuk meningkatkan mutu pebdidikan dan memperkuat ketertinggalan sekolah dan aktivitasnya agar tidak lagi tertinggal,” ujar Nasruddin melalui media RadarIstana.com melalui pers rilisnya.

Terkait dugaan penyimpangan di SDN Alue Labu Tadu Raya, Ia minta segera lakukan investigasi detil di Sekolah dan selanjutnya disesuaikan dengan laporan pertanggung jawaban yang sudah ada serta kuatkan debgan bukti pengakuan Kepsek Ernawati.

“Sesuai pengakuan Ernawati selaku Kepsek SDN Alue Labu Tadu Raya bahwa dia hanya dapat untuk dirinya Rp. 3 juta, itu yang diakui barangkali, yang tidak diakui kita kan beluk tahu. Kalau kita sesuaikan dilapangan sebenarnya dengan pelaporan LPJ, saya yakin banyak yang didapat Ernawati,” imbuh Nasruddin, Kamis (16/9).

Apa lagi ada pengakuan Ernawati, tambahnya bahwa ada kasih sana-sini sikit-sikit seorang, kepada siapa dia kasih uang Negara tersebut? Sementara pengakuan para guru disekolahnya untuk gaji guru saja tidak diberikan sesuai juklak dan juknis diatur Regulasi.

Tetapi, lanjut Nasruddin kalau Kepseknya sudah mengakui indikasi dugaan penyimpangan tersebut dilakukannya, “Kita tinggal buat laporan saja ke pihak hukum agar segera diproses,” ucapnya.

“Saya siap melaporkan ke pihak hukum bukti indikasi dugaan pengelolaan dana BOS disetiap Sekolah mengarah kepada temuan melanggar Undang-undang (UU) Nomor 20 tahun 2000, perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) maupun dugaan Kriminal umum lainnya, terutama disinyalir Kepsek SDN Alue Labu,” tegasnya.*

Redaksi    : S Adi P

Pos terkait