Dua Perkara Dilayangkan, Mahasiswa UNCP Gugat 4 Petinggi Kampus

Tim Hukum Firm REI Associates, Adi Puto Palaza

Newszonamerah.com – Enam mahasiswa Cokroaminoto Palopo (UNCP) yang diskorsing oleh pihak kampus, resmi melayangkan dua gugatan ke Pengadilan Negeri

Hal tersebut disampaikan oleh Tim Hukum Firm REI Associates, Adi Puto Palaza, saat dihubungi oleh wartawan

Bacaan Lainnya

“Gugatan kami di PTUN sudah diregister di PTUN dengan Nomor Perkara :15/G/2020/PTUN MKS dan tinggal menunggu jadwal sidang” kata Adi, Senin (24/2/2020)

Adi mengatakan, saat ini tim hukum yang di pimpin langsung Direktur FIRM REI Associates sedang merampungkan gugatan perdata untuk di daftarkan kembali di Pengadilan Negeri Palopo dalam waktu dekat

“Pada intinya kami akan melakukan upaya-upaya hukum sesuai konstitusi agar para mahasiswa tersebut mendapatkan keadilan dan jaminan pendidikan” ujarnya

Selain itu, kata Adi, amanat undang-undang yaitu warga Negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan adalah hak yang harus diberikan negara untuk masyarakatnya.

“Sesuai dengan bunyi pasal 31 ayat (1) UUD 1945 yang menyebutkan bahwa, “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. jelasnya

Ditambahkan Adi Puto, total tergugat sebanyak empat pihak yakni Ketua Yayasan PT UNCP, Rektor UNCP, Dekan Faperta UNCP, dan Dekan FKIP UNCP

“Kami akan mengajukan gugatan dengan tuntutan pencabutan skors, permohonan maaf melalui media, dan mengganti kerugian yang ditimbulkan oleh para tergugat kepada penggugat,” tukasnya

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Menristekdikti untuk memberikan sanksi kepada Universitas Cokroaminoto Palopo

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa yang diskors bermula saat mereka meminta ke pihak kampus untuk transparansi alokasi anggaran system pembayaran tunggal (SPT) atau biasa disebut (UKT)

Pada 29 November 2019 mahasiswa mengambil kesimpulan untuk melakukan aksi demonstrasi di depan rektorat UNCP, aksi tersebut mengatas namakan Rakyat UNCP Bersatu (RAKUS)

Setelah itu, pada 16 Januari 2020 dikeluarkanlah sanksi berupa surat penyampain skorsing kepada 17 Mahasiswa oleh dekan yang disetujui oleh Rektor Universitas Cokroaminoto Palopo

Atas skorsing tersebut, sebanyak 6 mahasiwa tidak terima pemberhentian itu, mereka melakukan segala upaya agar mereka dapat kembali kuliah lagi

(RE)

Pos terkait