Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Lima Kapus Diperiksa Kejari Paluta

Beberapa Kapus tiba di Kantor Kejari Paluta

Newszonamerah.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas Utara (Paluta) periksa sejumlah Kepala Puskesmas (Kapus), Kamis (18/02/2021)

Pemeriksaan itu terkait dugaan penyalahgunaan wewenang Dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2019-2020 di Dinas Kesehatan Paluta.

Bacaan Lainnya

Pantauan media ini, 5 Kapus yang diperiksa itu tiba di kantor Kejari Paluta, Sumatera Utara, sekira pukul 09.50 WIB.

Kepala Kejari Paluta Andri Kurniawan, mengakui pihaknya meminta keterangan seluruh Kapus yang ada di kabupaten Paluta.

“Untuk hari ini kita periksa lima Kepala Puskesmas yang ada di wilayah Paluta diantaranya Puskesmas Portibi ,Kosik Putih, Aekgodang, Siunggam dan Ulok Tano”

Keterangan foto : Kepala Kejari Paluta, Andri Kurniawan, SH, MH

“Kurang lebih ada 14 pertanyaan yang kita ajukan kepada masing-masing mereka secara bergantian,” terang Pak Andri di ruang kerjanya, Kamis (18/2/2021)

Untuk Puskesmas lainnya, lanjut dia, waktunya sudah ditentukan yaitu Senin depan (22/02/2021)

“Jadi semua Puskesmas harus diperiksa sebagai pengumpulan keterangan termasuk nanti kalau diperlukan seluruh dokumen yang berkaitan dengan pertanggung jawab anggaran pengelolaan BOK” ungkap Andri.

Di tempat yang berbeda, Ketua DPD JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) Paluta Dewi Sartika Siregar, menyampaikan pihaknya sebagai pelapor akan terus mengawal proses hukum ini

“Saya saat ini masih meyakini profesionalitas dan integritas seorang pak Andri, dan ingat anggaran BOK itu untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat sampai ke akar rumput jangan main-main” ingatnya mengakhiri.

Sebagai informasi, penyelidikan atas seluruh Kapus ini dilakukan karena diduga ada indikasi penyimpangan BOK, dimana diduga para kapus menyetor 10 persen setiap pencairan kepada oknum pengelola BOK dI Dinas Kesehatan Paluta.

(Abadi)

Pos terkait