Edodoeee…Polsek Abepura ‘Masa Bodoh’, Laporan Warga Tak Digubris

  • Whatsapp
Polsek Abepura, Jayapura

newszonamerah.com- Korps Bhayangkara merupakan Kepolisian Nasional yang bertanggung jawab langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, dalam tugas-tugasnya.

Kepolisian diharuskan mampu mengayomi serta memberikan rasa aman di tengah masyarakat.

Masyarakat yang merasa menjadi korban suatu tindak pidana berhak melapor kepada Kepolisian setempat untuk kemudian akan dicari pelaku kejahatannya.

Sebagaimana tertuang dalam UU No 2/2002 tentang Kepolisian Negara RI

“Bahwa pemeliharaan keamanan dalam negeri melalui upaya penyelenggaraan fungsi kepolisian yang meliputi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia selaku alat negara yang dibantu oleh masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.”

Sayangnya, lagi-lagi sebuah teori terkadang berbeda dengan praktik di lapangan. Tidak jarang ditemui adanya ‘oknum’ anggota kepolisian yang kerap melenceng dari fungsi dan tugasnya sebagaimana tertuang dalam UU dan Tribrata sebagai nilai dasar dan pedoman moral Polri serta Presisi Kapolri.

Seperti yang dialami, Murni (45) salah satu  warga jalan Yau Perumnas II Waena yang telah melaporkan kasus pencurian di Polsek Abepura dengan Nomor Polisi : LP/1.098/XI/SPKT/Sek Abepura, tanggal 19 November 2021. Sampai sekarang belum ditanggapi.

Adapun kejadian pada 17 November 2021. Murni dipercayakan oleh Kepala Dinas Perindustrian kota Jayapura untuk mengelola kamar mandi umum di Pasar Baru Otonom

Kala itu dia pergi ke pasar untuk membersihkan kamar mandi, tiba di Pasar dia lalu membuka pintu kamar mandi dan masuk ke dalam

Di dalam kamar tersebut satu buah tabung air  di atas wastafel kamar mandi hilang. Tabung tersebut berupa mesin air milik dinas perindustrian Jayapura

“Sampai sekarang belum ditanggapi laporan saya ada apa ini?, ini barang yang dicuri. Ini kan aset pemerintah, Polsek belum ada respon. Padahal sudah dilaporkan” keluhnya. Kamis. (25/11/2021)

Murni menambahkan, polisi harus menindaki jika ada laporan dari warga setempat. Presisi polri yang digaungkan harus berjalan jangan hanya cuma ‘dongen’ semata.

Diketahui, Kapolri sekarang sangat tegas. Jika hal ini sampai di telinganya. Sudah dipastikan mereka akan dimutasi satu persatu

“Saya minta Polsek terkait untuk segera menindaki laporan warga. Saya juga meminta kepada Polda Papua jika laporan saya tak digubris. Mohon kiranya Polisi tersebut dievaluasi kinerjanya” pintanya

Sampai berita ini dipublikasikan Kapolsek Abepura belum bisa ditemui.

Bersambung….

(Darwis)

Pos terkait