Efektivitas Kerja Gugus Tugas Covid-19 di Sulsel Terkesan Loyo

Supriadi Bintang, SH

Efektivitas pelaksanaan penanganan pandemi Covid-19 dinilai masih sangat lamban di sejumlah daerah

Tentu dalam masalah ini perlu dilakukan deteksi pencegahan serta memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19

Bacaan Lainnya

 Salah satu yang menjadi kendala di sejumlah daerah adalah pembentukan Gugus Tugas Covid-19 ini, masih terjadi perdebatan mengenai struktur Gugus Tugas itu sendiri

Bila mengacu pada Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri terhadap pembentukan Gugus Tugas ini masih saja terjadi perdebatan dalam hal struktural, tentu ini menjadi hambatan pelaksanaan penanganan pandemi Covid-19 ini

Disadari bahwa petunjuk tekhnis telah disampaikan melalui surat edaran nomor 440 /2622/SJ

Edaran itu tentang Pembentukan Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 dengan menekankan bahwa kepala daerah sebagai Ketua Gugus Tugas percepatan pelaksanaan pencegahan pandemi tersebut

Tetapi dalam surat edaran tersebut juga membenarkan untuk melibatkan beberapa komponen masyarakat dalam pelaksanaan tekhnis Gugus Tugas

Seperti tokoh masyarakat, pemuda dan organisasi keagamaan tentu menjadi pilar dalam membantu percepatan penanganan pandemi itu

 Supriadi, SH atau yang akrab disapa Adhi Bintang sebagai Ketua Umum Lembaga Pengawasan Publik Amanah Garuda Indonesia (AGINDO) ini menyampaikan

Bahwa perlunya gerak cepat baik itu dalam hal percepatan rencana kerja dan anggaran penanganan pandemi tersebut, serta realisasi anggaran sehingga gugus tugas sudah bisa memaksimalkan kerja-kerja yang telah disusun oleh tim Gugus Tugas Covid-19

“Tentu saya secara pribadi dan kelembagaan pengawasan Publik Amanah Garuda Indonesia mensupport percepatan pelaksanaan penanganan pandemi Covid-19”

“Dengan mengingatkan agar efektivitas penggunaan anggaran serta pelaksana kerja gugus tugas tersebut harus tepat sasaran dan tetap guna”

“Agar tidak terjadi hal-hal yang akan memicu reaksi kritis masyarakat, ada beberapa hal yang tentu harus dipikirkan dengan cepat”

“Yakni validasi data akurat terhadap pasien yang dinyatakan positif , PDP dan ODP sehingga akses ini dapat di konsumsi oleh publik”

“Ini sangat penting untuk membantu tim gugus tugas dalam merealisasikan segala imbauan yang berkaitan dengan pemutusan rantai penyebaran Covid -19 tersebut” ujarnya

Dijelaskan lebih jauh, pengawasan media serta tokoh masyarakat tentu harus berperan aktif agar pelaksanaan tugas tersebut sesuai dengan yang diharapkan oleh sebagian besar masyarakat

Selain itu, pelaksanaan ini berimplikasi positif terhadap percepatan penanggulangan Covid-19, terkhusus di Kabupaten Bulukumba

“Tentu menjadi harapan kami agar penanganan Covid-19 ini berjalan efektif,  mengingat potensi penyebaran virus ini sangat besar jika segala imbauan tidak diindahkan oleh masyarakat” ungkapnya

Dia juga mengatakan, pemerintah kabupaten dan gugus tugas juga harus lebih memperhatikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang terkena dampak baik langsung maupun tidak langsung

“Oleh karena itu kami turut menghimbau masyarakat agar menaati segala himbauan dari pemerintah agar pandemi ini segera berlalu dan pemutusan rantai penyebaran virus tersebut khususnya di kabupaten Bulukumba bisa maksimal, semua komponen mesti terlibat saling bahu membahu”

“Pada intinya kami juga berharap bahwa segala pemberitaan atau sumber informasi berkaitan dengan pelaksanaan kerja tim gugus tugas tersebut melalui satu pintu informasi kepada publik”

“Kan dalam gugus tugas ada humas yang di wakili oleh juru bicara tim gugus tugas tentu bertanggung jawab untuk menyampaikan segala informasi sekaitan dengan pandemi covid 19 ini”

“Agar informasi yang beredar di masyarakat tidak tumpang tindih dan memicu kegaduhan di masyarakat, maka sebaiknya pola kerja secara struktural sudah berjalan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing”

 Berdasarkan informasi yang beredar khususnya di Kabupaten Bulukumba anggaran yang diusulkan sebesar Rp26 Miliar

“Tentu anggran yang cukup besar sehingga anggaran yang besar ini harus berbanding lurus terhadap pencapaian kerja gugus tugas yang telah dirancang dengan baik dengan segala pertimbangan serta tekhnis pelaksanaannya” pungkasnya

Oleh Supriadi, SH
(Presiden Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia Timur Makassar Tahun 2008)

Disclaimer : Kanal opini ini adalah media warga. Setiap opini menjadi tanggung jawab penulis

Pos terkait