Fatal, Proyek Rehabilitas UPTD Labkesda ‘Cuek’ dengan Manajemen K3

  • Whatsapp
Proyek Rehabilitas UPTD Labkesda
Proyek Rehabilitas UPTD Labkesda

Newszonamerah.com– CV. Rafli Rifki selaku pelaksana proyek pembangunan Rehabilitas UPTD Labkesda, Kecamatan Sumbaopu, ‘cuek’ dengan Manajemen Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Hal itu terlihat, banyak pekerja yang tidak menggunakan helm safety, Selasa (16/11/2020)

Bacaan Lainnya

Padahal K3 diketahui sudah diatur dalam undang-undang nomor 1 tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.

Tim Investigasi SEKAT RI, Akbar menyebutkan, dari awal pelaksanaan pembangunan Rehabilitas UPTD Labkesda, senilai Rp 1.165 Miliar lebih tak menggunakan helm safety.

“Iya enggak ada yang menggunakan helm safety. Helm itu harusnya digunakan oleh pekerja, karena setiap proyek pembangunan memiliki resiko yang mengancam keselamatan,” kata Akbar

Akbar meminta, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gowa dapat menegur pihak pelaksana, untuk dapat menerapkan menajemen K3.

“Saya minta Dinkes Gowa dapat memberikan teguran kepada pihak pelaksana supaya tidak mengabaikan keselamatan kerja,” tutupnya.

Sementara Pekerja Proyek Rehabilitas UPTD Labkesda CV. Rafli Rifki, saat ditemui di lokasi mengatakan baru kerja di sini

“Iya belum ada pak helm safety karena saya baru kerja” pungkasnya

(Darwis)

Pos terkait