Forkopincam Bersama Para Kepala Desa Rapat Koordinasi PPKM DARURAT

  • Whatsapp
Forkopincam Bersama Para Kepala Desa Rapat Koordinasi PPKM DARURAT


Kabupaten Bandung, Newszonamerah.com

Bacaan Lainnya

Forkopincam, Dinas Kesehatan (Puskesmas), MUI dan Para Kepala Desa, adakan rapat koordinasi PPKM DARURAT, menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat, melalui Pemerintah Kabupaten Bandung, dalam hal ini Bupati Bandung, untuk melaksanakan PPKM DARURAT.

Hal ini dikatakan oleh Forkopincam, melalui Camat Margahayu, tang juga sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid – 19, Mochamad Ischaq S. Sos, usai rapat koordinasi dengan unsur terkait dan 4 para kepala desa dan 1 kelurahan, menurut Mochamad Ischaq langkah ini sangat penting dikoordinasikan secepat mungkin agar pelaksanaan PPKM DARURAT sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan agar penyebaran pandemi Covid – 19, bisa teratasi.

Untuk itu Mochamad Ischaq berharap semua pihak terutama para kepala desa, sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid – 19 desa untuk terus berkoordinasi dengan unsur dibawahnya yaitu para Rw dan Rt, senentara para Rw dan Rt serta tim gugus tugas dibawahnya juga harus terus berkoirdinasi, dan laksanakan langkah – langkah pencegehan mulai dari himbauan, surat edaran agar warga masyarakat harus selalu taat dan patuh pada protokol kesehatan, serta secepat mungkin melaporkan jika ada warganya yang terkena Covid – 19, sehingga pihak yang diatas juga bisa tahu jika mereja terkena Covid – 19, apakah isolasi mandiri atau harus dibawa sesuai rujukan pemerintah, dan bagi mereka yang isolasi mandiri pihak pemerintah desa bisa membantu untuk keperluannya, dan juga mereka bisa terkontrol. 

Dalam rapat koordinasi ini juga ada usulan dari salah satu unsur yang hadir, dimana jika yang isolasi mandiri bisa ditempatkan disekolah, ini untuk memudahkan dalam hal ini satu pintu, langkah ini perlu direspon dan harus koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung/ Koordinator Pendidikan Kecamatan Margahayu, mudah – mudahan upaya ini akan mendapatkan respon positif/memperbolehkan sekolah untuk warga yang terkena Covid – 19, dan ini memudahkan para tim gugus tugas dalam melaksanakan tugas, tidak kesana kemari, cukup satu tempat/satu pintu (sekolah untuk tempat yang terkena Covid – 19) dalam pengendalian Covid – 19. “pungkasnya.(DN).

Pos terkait