Hacker Indonesia Serang Israel, Nomor WA, Email dan Data Pribadi PM Diretas

  • Whatsapp
Ilustrasi Hacker

Newszonamerah.com – Hacker Indonesia menyerang pertahanan Israel sebagai bentuk solidaritas ke Palestina

Selain Indonesia, hacker Malaysia juga melakukan hal serupa terhadap negeri Yahudi itu.

Bacaan Lainnya

Dalam unggahan di akun Facebook Ganosec Team, mereka mengklaim meretas 300 Number Whatshap warga Israel.

“300 Number WhatsApp Israel Leaked By Ganosec Team Or Garuda Anon Security,” tulis postingan Facebook Ganosec Team, Senin (24/5/2021)

Disitu juga tertulis sejumlah akun anggota Ganosec Team yaitu: Mr.Fotolio/Tn.Fotolia – Gh05t666include – XccZero – 4ngg4 p3l0r – Mr.Brown – EkaSec166 – RahmanSenpai – Ahmad – SuapNasi01 – Lutfi Fakee – RidhoSenpai – AgunsenPai

Garuda Anon Security bermitra dengan Padang BlackHat dan DragonForce dari Malaysia yang baru-baru ini telah meretas lima ribu CCTV Israel.

Di berbagai postingan media sosial, juga ditemukan netizen Indonesia dan Malaysia kompak menyerukan untuk bersama-sama membantu Palestina dengan cara meretas.

Ada banyak postingan ajakan maupun sebatas meme grafis, terutama di media sosial Facebook.

Menurut pakar siber Pratama Persadha mengatakan negara hanya bisa mengimbau supaya masyarakat tetap bisa menjaga diri di ranah digital.

Aksi peretasan yang melibatkan berbagai warga negara terkait konflik Palestina dan Israel memang sudah lama terjadi.

“Iran dan Pakistan misalnya, juga biasanya diketahui selalu ikut dalam aksi saling meretas dengan Israel. Tentunya juga bersama dengan warga negara Arab lainnya,” ungkap dia.

Bahkan, ada beberapa kelompok hacker asal California, Amerika Serikat yang turut serta membantu aksi peretasan terhadap Israel.

Unggahan permohonan pertahanan Israel agar hacker Indonesia dan Malaysia berhenti meretas akunnya /Tangkapan layar Twitter.com/@All_Qassam

Namun, lanjut Pratama, peretasan ini tak selalu menyerang langsung ke aset strategis Israel maupun personel militernya.

“Dalam beberapa kejadian ada saja hacker asal Timur Tengah yang berkolaborasi dengan peretas Rusia. Misalkan melakukan pembobolan bank lalu menyumbangkannya ke warga Palestina,” jelas Pratama.

Sekedar Informasi, tidak hanya meretas nomor WhatsApp dan email, hacker Indonesia juga mengaku telah membobol data pribadi milik Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Hal tersebut diungkapkan oleh akun Twitter @alaldlwkxl.

(Is)

Pos terkait