IHSG Terkikis, Rupiah Terpeleset

Ilustrasi

Newszonamerah.com – Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan perdana tahun 2020.

Nilai tukar rupiah di pasar spot pagi ini, Kamis (2/1/2020) terpeleset 0,09 persen ke level Rp 13.878 per dolar AS

Bacaan Lainnya

Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pertama di tahun 2020 terkikis dan berada di zona merah.

Per akhir sesi satu, indeks saham acuan di Indonesia tersebut melemah 0,45% ke level 6.271,11.

Saat berita ini ditulis, mata uang garuda bahkan semakin anjlok ke level Rp 13.890 per dolar AS.

Tak hanya rupiah, beberapa mata uang Asia turut melemah terhadap dolar AS.

Mengutip Bloomberg, dolar Hong Kong turun 0,02 persen, dolar Singapura 0,04 persen, dan won Korea Selatan 0,12 persen.

Namun mayoritas mata uang Asia justru menguat pagi ini. Dolar Taiwan naik 0,02 persen, peso Filipina 0,09 persen, rupee India 0,22 persen, yuan Tiongkok 0,3 persen, ringgit Malaysia 0,18 persen, dan baht Thailand 0,18 persen.

Direktur Riset Center Of Reform on Economics Pieter Abdullah Redjalam mengungkapkan, pelemahan mata uang Garuda tak terjadi karena kondisi internal Indonesia saat ini.

“Fenomena jangka pendek seperti banjir tak banyak berpengaruh,” kata Pieter kepada wartawan Kamis (2/1/2020).

Ia menjelaskan bahwa pergerakan nilai tukar lebih banyak dipengaruhi pergerakan aliran modal ke dalam negeri, terutama dalam bentuk portofolio. 

Pieter juga memproyeksikan rupiah akan menguat tahun ini, didukung oleh kebijakan moneter global yang cenderung melonggarkan likuiditas.

Pieter memperkirakan rupiah akan melanjutkan penguatan yang cukup panjang pada minggu lalu.

Sentimen positif ini didorong kemungkinan kesepakatan AS dan Tiongkok untuk mengakhiri perang dagang.

“Delegasi Tiongkok akan ke Washington untuk menandatangani kesepakatan pertama mengakhiri perang dagang,” ucap dia.

(RS)

Pos terkait