Indehoy dengan Istri Orang, Oknum Kades Digerebek Warga

Kades Sei Buluh Subandi selingkuh dengan istri orang di hotel (Sumber Foto Istimewah)

Newszonamerah.com – Oknum Kepala Desa di Kabupaten Serdang Bedagai, kepergok indehoy dengan istri orang di sebuah hotel.

Kejadian itu direkam dalam sebuah video oleh suami sah wanita tersebut.

Bacaan Lainnya

Asmara terlarang itupun jadi viral di media sosial setelah video penggrebekan tersebar.

Subandi, Kepala Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sumatera Utara kedapatan sedang berduaan dengan seorang wanita berinisial DF.

Pasangan tanpa status sah ini diketahui masuk di sebuah hotel yang berada di Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (11/1/2020) malam.

Menurut informasi yang dihimpun, suami sah DF tersebut bersama teman temannya memergoki istrinya saat keluar dari rumahnya pagi tadi dengan penuh curiga

Ia langsung melakukan pengintaian. Akhirnya membuahkan hasil dan langsung dilakukan penggerebekan

Hasil penggerebekan tersebut, ternyata istrinya berada didalam suatu kamar hotel bersama Subandi yang diketahui oknum Kepala Desa terpilih tersebut.

Selanjutnya, kedua pasangan mesum itu diboyong Ngapino ke Mapolresta Deli Serdang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, salah seorang Karyawan Hotel Mutiara Inn yang tidak ingin namanya disebutkan membenarkan adanya penggerebekan itu di dalam kamar nomor 19

“Ada bang, sekitar 7 orang yang datang kemari, gerebek kamar nomor 19,” bebernya.

Paur Humas Polresta Deli Serdang Iptu Naibaho membenarkan kejadian tersebut, pihak SPKT Polresta Deli Serdang telah menerima laporan tentang pidana perzinahan, sesuai dengan nomor: LP/18/1/2020/SU/RESTA DS tanggal 11 Januari 2020.

“Dimana yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Serdang Bedagai, Ikhsan angkat bicara.

Ikhsan menyayangkan kisah asmara antara Kades dengan warga yang merupakan istri sah orang lain tersebut.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini karena yang bersangkutan adalah seorang Kades,” ujarnya, Minggu, (12/1/2020)

Ikhsan menyatakan, pihaknya akan segera memanggil oknum Kades itu.

Meski video penggerebekan di dalam hotel sudah sudah viral di media sosial namun tetap harus dilakukan klarifikasi.

Keterangan-keterangannya akan dilampirkan dalam Berita Acara Pemeriksaan.

“Setelah ditangani PMD nanti juga akan dibawa hasilnya ke tim yang terdiri mulai dari Asisten I, PMD, Inspektorat dan Bagian Pemerintahan. Kalau sanksi ya bisa dicopot karena itu adalah mutlak kewenangan bapak Bupati,”kata Ikhsan

Dalam UU tentang Desa, Ikhsan melanjutkan bahwa Kades dapat diberhentikan apabila melakukan pelanggaran-pelanggaran.

PMD mengatakan akan meminta pertimbangan dari lembaga Desa seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebelum mengambil keputusan.

“Yang awal ini kami akan beri sanksi administratif dullah. Dalam perjalanannya nanti jika unsur-unsur terpenuhi ya bisa dilakukan (pemberhentian). Makanya nanti kita minta pertimbangan BPD juga seperti apa,” kata Ikhsan

(DS)

Pos terkait