Insiden Berdarah di Thailia Homestay, Wanita Muda Ditemukan Tewas Tanpa Busana

Korban Dwi Farica Lestari (24) ditemukan tewas tanpa busana

Newszonamerah.com – Wanita muda tanpa busana ditemukan tewas bersimbah darah, Sabtu (16/1/2021) sekira pukul 02.30 Wita.

Jasad wanita yang berlumuran darah itu ditemukan di Thailia Homestay lantai 2 Kamar No 1 Jalan Tukad Batanghari Gg X No 12, Panjer, Denpasar Selatan, Bali.

Bacaan Lainnya

Korban adalah Dwi Farica Lestari (24) asal Dusun Karang Anyar, Desa Kebon Danas, Kecamatan Pusaka Jaya, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Polisi yang menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan pisau lipat berlumuran darah di dekat jasad korban.

“Saat ditemukan, korban sudah meninggal,” kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hardimastika Karsito Putro.

AKP Hardimastika mengatakan, saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dan tak mengenakan baju.

Petugas mendapati luka di bagian leher korban. Selain pisau lipat berlumuran darah, di kamar korban, petugas menemukan jaket warna merah dan helm sebuah ojek online. 

Sementara itu, dari rekaman CCTV di TKP tampak memperlihatkan seorang pria mengenakan jaket merah menaiki tangga menggunakan helm ojek online.

Pria yang dicurigai tersebut juga mengenakan celana pendek biru sambil membawa handphone ketika menaiki tangga menuju lantai dua

Selain itu, polisi memeriksa sejumlah saksi, di antaranya penjaga homestay, dan Dianty (22), rekan korban yang pertama kali melapor kasus dugaan pembunuhan ini. 

Kepada polisi, Dianty mengatakan, sekitar pukul 01.20 Wita, korban makan di dalam kamar.

Setelah selesai makan, korban kemudian keluar dan kembali ke kamar. 

Saksi Dianty terjaga dari tidur karena mendengar suara berisik dari kamar korban.

Khawatir terjadi sesuatu dengan korban, saksi Dianty memberanikan diri mengirim pesan melalui WhatsApp.

“Aman, Yu? Suara gedebag gedebug sih siapa.”

Pesan itu tidak juga mendapat balasan dari korban. Sampai saksi menelepon beberapa kali juga tidak diangkat.

Khawatir terjadi sesuatu dengan rekannya, Dianty kemudian memberanikan diri untuk keluar kamar

Kemudian dia menghubungi penjaga homestay, untuk menemani mengetuk dan mengecek kondisi korban di kamarnya.

Saat petugas mengetuk kamar korban tetap tidak ada jawaban. Kamar korban juga terkunci dari dalam.

Petugas jaga akhirnya memberanikan diri melihat kamar korban melalui kamar nomor 3.

Saksi kaget karena melihat banyak darah di kamar korban.

Kasus ini pun kemudian dilaporkan ke pemilik homestay dan Polsek Denpasar Selatan.

Belum diketahui, apa motif pembunuhan sadis ini, namun polisi terus melakukan penyelidikan

Jasad korban kini dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar.


(Is)

Pos terkait