Jarang Diliput, Kapolsek Mamajang Turun ke Selokan Bersihkan Sampah

Kapolsek Mamajang saat tengah membersihkan sampah

Newszonamerah.com – Hujan dengan intensitas ringan masih terus mengguyur Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Namun hal itu tak membuat surut langkah kaki Kapolsek Mamajang untuk tetap blusukan ke rumah-rumah warga

Bacaan Lainnya

Meski hujan, Kompol Daryanto tetap berjalan kaki dan masuk ke lorong-lorong rumah warga di Jalan Veteran Selatan

Kehadiran Kapolsek Mamajang di lorong-lorong warga, tak hanya sebatas berbagi rezeki semata saja

Daryanto, turut melakukan kerja bakti bersama warga untuk mengantisiapsi banjir dikala musim hujan seperti saat sekarang ini

Bahkan Kapolsek Mamajang ini turun ke selokan dan mengambil tumpukan sampah agar selokan tersebut tidak tersumbat

Warga yang menyaksikan hal itu, merasa tersentuh dan bangga kepada sosok Kapolsek Mamajang, Kompol Daryanto

“Ini Kapolsek Mamajang tak gengsi turun ke selokan bersihkan sampah. Kami bangga punya Kapolsek seperti dia. Sayangnya, jarang diliput media” ujar salah satu warga setempat

Usai kerja bakti, Kapolsek Mamajang mendatangi salah satu rumah warga yang terletak di Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar

Hal itu dilakukan Kapolsek Mamajang lantaran adanya informasi dari Bripka Sugianto salah satu Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut

Bahwa di Kelurahan Bontolebang ada salah satu warga bernama Nyong Wenno dan Suryani Nonci, yang tinggal di Jl. Veteran Selatan Lr. 2 No. 8, Kecamatan Mamajang, Makassar, keduanya adalah pasangan suami istri yang menderita tunawicara

Kapolsek beserta rombongannya lalu menyambangi rumah tersebut. Saat tiba di rumah Nyong Wenno dan Suryani Nonci

Kedua pasangan suami istri tersebut kaget lantaran banyak polisi yang mendatangi kediamanya

Kepedulian Kapolsek Mamajang beserta Bhabinkamtibmasnya sudah lama merencanakan program “Gerebek” Warga

Tujuan itu dilakukan, tak lain sebagai bentuk Kepedulian untuk saling berbagi dan memberikan bantuan kepada warga yang tak mampu

Kedua pasangan Tunawicara itu saat disambangi Kapolsek terlihat tidak bisa berbicara namun hanya air matanya berkaca-kaca serasa ingin meneteskan air mata

Bahkan ucapan terimakasih hanya bisa diungkapkan melalui bahasa tubuh dan tangan serta lewat senyuman, saat para polisi membawa bantuan buat mereka

“Kami ingin berbagi kepada mereka yang lebih membutuhkan, ucapan rasa syukur selalu kami panjatkan kepada Allah SWT, sebagai Personil Kepolisian yang bisa peduli,”ujar Kapolsek Mamajang, Senin (6/1/2020)

Dia juga mengingatkan kepada personilnya bahwa banyak orang lain yang tidak sempurna maka bersyukurlah

“Jadi masih banyak orang lain yang tidak sempurna maka bersyukurlah saat ini walaupun tidak ada satupun yang sempurna di dunia ini,” tandasnya

(Darwis)

Pos terkait