KADES DAN KETUA BPD PADANG DUKUNG WACANA PEMEKARAN

  • Whatsapp
KADES DAN KETUA BPD PADANG DUKUNG WACANA PEMEKARAN

Manggar- Beltim Koran patroli.com – Kepala Desa Padang Kecamatan Manggar Izhar menyambut baik wacana pemekaran Desa Padang. Menurutnya sudah selayaknya Desa Padang dimekarkan apalagi dengan dihentikannya moratorium pemekaran desa oleh pemerintah pusat pemekaran sangat mungkin bisa terlaksana.

Bacaan Lainnya

         “Wacana ini sangat baik sekali. Karena dengan adanya pemekaran Desa Padang ini Insyallah pembangunan desa dan pelayanan masyarakat akan lebih baik,” kata Izhar seusai memimpin Rapat Pembentukan Presedium Pemekaran Desa Padang, Sabtu (3/7/21) Malam.

          Ditambah lagi kata Izar, besaran luas wilayah dan penduduk yang ada dari tiga Dusun yang hendak dimekarkan untuk menjadi desa baru sudah mencukupi syarat sesuai ketentuan perundangan.

          “Insyallah cukup. Dengan adanya Dusun Pancur I, Pancur II dan Manggarawan luas wilayahnya sudah mencukupi persyaratan termasuk juga jumlah penduduknya,” ujar Izhar.

          Izhar menekankan yang terpenting sekarang ini yang harus dilakukan mempersiapkan segala kelengkapan persyaratan dan pembetukan presedium. Selanjutnya melihat respon dari pemerintah daerah.  

          Hal sama juga diungkapkan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Padang Purnawarman. Boy sapaan sehari-hari Mulawarman optimis wacana akan segera teralisasi. Bahkan diungkapkannya Pemkab Beltim sudah memberikan lampu hijau.

          “Dari infonya Bupati sudah tahu rencana ini. Beliau siap mendukung Desa Padang dan Desa Baru Kecamatan Manggar untuk dimekarkan,” ungkap Boy.   

Boy menyatakan untuk tindak lanjut dalam waktu dekat ini presedium yang baru terbentuk harus segera mensosialisasikan kepada warga tentang wacana pemekaran desa. Dia ingin warga mengetahui dan mendukung wacana pemekaran.

          “Sosialisasikan dulu ke warga, kalau di Dusun Pancur I dan Pancur II hampir semua sudah setuju. Kalau yang di Manggarawan ini baru tokoh dan sebagian masyarakat tahu, makanya kita tunggu hasil sosialisasi,” ujar Boy. (SUYANI)

Pos terkait