KAMI Beri “Kado” Kasat Reskrim Polrestabes Makassar

Spanduk bertuliskan copot Kasat Reskirm Polrestabes Makassar

Newszonamerah.com – Menjelang Akhir Tahun 2019, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) melakukan aksi unjuk rasa di. Jl. Pertigaan Hertasning Pettarani, Makassar, Selasa (31/12/2019)

Dengan Membentangkan Spanduk di atas Mobil tronton, dengan bertuliskan “Evaluasi Kinerja Polrestabes Makassar”

Bacaan Lainnya

Massa aksi menuntut agar kinerja Polrestabes Kota Makassar agar di Evaluasi dalam penegakan Sufremasi Hukum dalam hal ini kasus-kasus Korupsi yang sampai saat ini tidak upaya hukum yang kongkrit yang dilakukan oleh pihak Polrestabes Kota Makassar.

Jendral Lapangan, Nurul Imam Rahman dalam orasinya menyapaikan bahwa Polrestabes Makassar dalam hal ini Kasat Reskrim Polrestabes Makassar itu terkesan lamban dalam menangani korupsi Kapal Latih yang ada ditubuh Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, (DISDIK SULSEL) yang diduga merugikan negara sebanyak Rp 4,4 Miliar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)

“Kami mengangap bahwa, pihak Polrestabes Makassar, itu tidak mampu menangani kasus-kasus korupsi yang ada di kota makassar maka dari itu, perlunya evaluasi kinerja Polrestabes Makassar. “ujarnya.

Lanjut Nurul Iman Rahman, Dia juga menegaskan Stop Pembungkaman Demokrasi, dan tindakan refresif aparat, dalam penangan aksi unjuk Rasa dan Penangkapan beberapa Aktivis Mahasiswa.

“Belakangan ini, dalam kurung waktu setahun pembungkaman demokrasi marak dilakukan di Kota Makassar, mulai dari tindakan ferfresif aparat dalam penangan unjuk rasa hingga penangkapan Aktivis” Tegasnya.

KAMI dalam aksi ini juga menuntut untuk Copot Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, yang tak ber etika dan tak mampu mengontrol anggotanya dalam penanganan unjuk Rasa dan terkesan ‘Mandul’ dalam penangan kasus Korupsi.

“Copot Kasatreskrim Polrestabes Kota Makassar karena kami menganggap, bahwa dalam penanganan unjuk rasa dia tidak mampu mengontrol mahasiswa, dan terkesan Mandul dalam menangani kasus korupsi Kapal Latih Disdik Sulsel,” tambahnya.

(YD/DS)

Pos terkait