Kantor Kades Suka mulia Tutup, Ketua Tuha Peut Angkat Bicara

  • Whatsapp
Kantor Kades Suka mulia Tutup, Ketua Tuha Peut Angkat Bicara

 

RADAR ISTANA.COM | Nagan Raya 

Bacaan Lainnya

– Kantor Keuchik/Kepala Desa Suka Mulia Kecamatan Darul Makmur terlihat tidak ada aktifitas sejak tiga hari yang lalu, masyarakat setempat yang ingin mengurus berbagai keperluan surat menyurat dan keperluan lainnya terhenti.

Heri Yanda, Ketua Tuha Peut Desa Suka Mulia kepada media RadarIstana.com membenarkan kantor Kades terlihat tidak ada Aktifitas sama sekali dan terkunci tidak ada satupun aparatur Desa yang aktif disana sebagai mana intruksi Bupati Nagan Raya untuk setiap hari kerja  seluruh Kantor Kepala Desa wajib aktif dan terbuka sesuai jam kerja yang telah ditentukan.

“Banyak sudah laporan masyarakat kepada saya, saat ingin mengurus berbagai keperluan surat-menyurat namun kantor Desa tertutup, ini sangat sangat membuat masyarakat resah. Apa penyebabnya sehingga kantor tutup? ini belum bisa saya katakan saat ini,” ucap Heri Yanda, Kamis (16/9).

“Namun imformasi yang Kami dapati dari masyarakat, Keuchik  Suka Mulia TM.Tamsir sering keluar kota setelah adanya pemberhentian 2 (dua) apratur Desa tertanggal 4 September lalu yaitu Aja Nita (Kasi Pelayanan Umum) dan Mariman (Kasi Pemerintahan),” jelasnya.

Jauh sebelum pemberhentian dua apatur tersebut, sambung Ketua Tuha Peut terlihat kantor Desa  buka serta hubungan Aparatur dan pihak Tuha Peut sangat Harmonis. namun setelah ada pemberhentian Aparatur tersebut Kechik Kepala Desa Tamsir tidak pernah lagi komunikasi.

“Yang lebih anehnya lagi, pemberhentian 2 (dua) aparatur tersebut tidak pernah berkoordinasi dengan pihak Tuha Peut, ini  jelas diduga melanggar Regulasi sebab Tugas Tuha Peut adalah sebagai Badan Pengawas, baik kinerja Keuchik maupun Aparaturnya,” tegas Heri Yanda Ketua Tuha Peut Desa Suka Mulia.

Sementara itu, TM Tamsir Keuchik Suka Mulia saat dikonfirmasi pihak media RadarIstana.com membantah, siapa bilang Kantor Kades tidak buka, setiap Hari buka dan Sekretaris Desa (Sekdes) selalu ada dikantor.

“Jangan terlalu mengada-ngada dan menebar issu murahan,” tegas TM Tamsir.

Lanjut Tamsir, mengapa benang jauh digunung kelihatan sementata gajah dipelupuk mata tidak kelihatan.

“Sebaiknya Ketua Tuha Peut memanggil salah satu anggotanya yang berada diluar Kabupaten sudah sering tidak berada diwilayah kerjanya tapi gaji tetap lancar lancar saja apa itu tidak melanggar Regulasi itu anggotanya coba diurus yang benar,” pungkasnya.*

Redaksi    : S Adi P

Pos terkait