Kapolres Ciamis Dampingi Kabid Dokkes Polda Jabar Monitoring Vaksinasi Anak

  • Whatsapp
Kapolres Ciamis Dampingi Kabid Dokkes Polda Jabar Monitoring Vaksinasi Anak
Gambar: Kapolres Ciamis saat dampingi Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol. dr. Adang Azhar guna monitoring pelaksanaan vaksinasi untuk anak.

Ciamis, Newszonamerah.com – Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., mendampingi Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol. dr. Adang Azhar monitoring pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun dan lansia di sebuah Pondok Pesantren di Kabupaten Ciamis, Kamis (29 Juli 2021).
Dalam monitoring tersebut, Kabid Dokkes Polda Jabar datang di Kabupaten Ciamis bersama Ketua PWNU Provinsi Jawa Barat KH. Hasan Nuro Hidayatuloh. Selain itu turut hadir dalam rombongan Kabid Dokkes Polda Jabar, Kasubdit Dosbud AKBP Haeruman, dan Kasubdit Kamsus AKBP Rijal Wirawan.
Selama pendampingan rombongan Kabid Dokkes Polda Jabar, Kapolres Ciamis bersama dengan Ketua PCNU Ciamis KH. Arif Ismail Chowas. Selain itu juga tampak hadir sejumlah Pejabat Utama Polres Ciamis dan Kapolsek wilayah Ciamis dan Banjarsari.
Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., mengatakan, monitoring yang dilakukan Kabid Dokkes Polda Jabar di wilayah hukum Polres Ciamis dalam rangka melihat pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun dan lansia  . Mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga antusian santri yang mengikuti vaksinasi dalam rangka mendukung program Pemerintah yakni Herd Immunity.
“Pendampingan monitoring kami lakukan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna, Kecamatan Baregbeg dan Yayasan Ma’arif NU Kecamatan Banjarsari. Kedua lokasi vaksinasi untuk anak usia 12-17  tahun dan lansia ini secara ketat menerapkan protokol kesehatan dan cukup antusias para santri mau dalam di vaksin,” kata Kapolres.
Kapolres berpesan kepada para santri yang sudah divaksin untuk tetap tetap selalu menerapkan protokol kesehatan. Sebab vaksin ini hanya sebatas meminimalisir fatalitas bahaya virus corona.
“Kami juga membantu mengingatkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini saya ibaratkan seperti helm. Kalau helm berfungsi hanya mengurangi fatalitas apabila terjadi kecelakaan tetapi supaya kita terhindar dari kecelakaan kita harus ikuti aturan. Aturan yakni Prokes,” pungkasnya. (Edis 57)

Pos terkait