Larang Memotret, Kepsek Manongkoki 1 Sebut Wartawan Zonamerah Tak Punya Surat Tugas

  • Whatsapp
UPT SDN No. 43 Manongkoki 1 Kabupaten Takalar

Newszonamerah.com – Pers bisa menjadi mitra kerja pada dunia pendidikan dalam peningkatan mutu dan kinerja

Selain itu, Pers juga merupakan sarana kontrol, kritik dan koreksi bagi dunia pendidikan

Bacaan Lainnya

Pers dapat mempublikasikan capaian kinerja dunia pendidikan baik itu keberhasilan, kekurangan, serta kendala lainnya.

Interaksi antara pers dan dunia pendidikan dapat saling menunjang, tetapi juga dapat saling menghambat.

Seperti yang terjadi di UPT SDN No. 43 Manongkoki 1, Jalan Solonga, Kelurahan Panrannuangku, Kecamatan, Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan

Pasalnya, oknum Kepala Sekolah Manongkoki 1 Abd. Halim menyebut wartawan media ini (zonamerahnews.com/newszonamerah.com) tidak memiliki surat tugas

Dia juga meminta kepada warga sekitar untuk melarang mengambil gambar atau memotret kegiatan di UPT SDN No. 43 Manongkoki 1 ini

Persoalan berawal, saat media ini, mendatangi Kepsek Abd. Halim pada Rabu (23/12/2020) di UPT SDN No. 43 Manongkoki 1

Tujuan media ini guna mengklarifikasi ulang Komitmen yang telah terbangun bersama antara Abd. Halim dan media ini

Permohonan pada akhir Desember 2019 untuk masuk berlangganan pada Januari 2020 hingga akhir tahun 2020 ini

Menurut Abd Halim, saat ditemui di sekolahnya, mengatakan bahwa sudah tidak ada lagi anggaran

“Dananya sudah habis, jadi saya tidak bisa membayarnya lagi, tanyakan saja sama pimpinan bahwa dana berlangganan sudah tidak ada lagi” kata Halim pada media ini.

Ironisnya, saat media ini sebelum bertemu Abd. Halim, media ini sempat menghubungi Kepsek (Abd Halim, red) by phone, pada Rabu, (23/12/2020) sekira pukul 12:31 Wita

Saat Abd. Halim mengangkat teleponnya hanya berkisar 0,15 detik lalu, berkata, “Saya sudah tidak menjadi Kepala sekolah lagi,” kata Halim melalui by phone

Penelusuran media ini, warga sekitar yang tidak ingin namanya disebutkan kala itu bersama Abd. Halim

“Apa kita tunggu disini pak, karena tadi saya lihat kita sama Abd. Halim (Kepala Sekolah),” tanya media ini.

“Dia menjawab, “iya, saya tadi dicari sama kepsek, disuruh mengunci pagar sekolah, setelah itu Kepsek berpesan kepada saya,”

“Jagai itu wartawan, jangan sampai dia mengambil gambar atau memotret sekolah ini”

“Karena wartawan itu tidak ada surat tugasnya,” ujar warga tersebut

Mendengar ucapan warga itu, media ini kemudian memperlihatkan Id Card dan surat tugasnya sebagai bukti profesionalisme, tunduk dan patuh pada UU Pers No. 40 tahun 1999.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) Muh Ikbal Salim, menyampaikan, ASN harus memahami dan membaca PP No. 42 tahun 2004

Sebagai ASN dalam mengembangkan tugas Kepsek harusnya dapat memahami dan membaca PP No. 42 tahun 2004 tentang pembinaan Jiwa Korps Kode Etik PNS, jangan semena-mena dan memvonis seseorang, sebab dia bukan Hakim.

“Namanya Kepsek, semestinya Abd. Halim, memiliki ilmu pendidikan yang luas, bersikap Profesionalitas, PNS wajib bersikap dan berpedoman pada etika dalam ber negara”

“Namanya orang berpendidikan apalagi jabatannya sebagai kepala sekolah, jangan menyampaikan sesuatu melalui orang lain, dan diteruskan kepada orang yang ditujukan,” ujarnya, Kamis (24/12/2020)

Hal ini, lanjut kata Ikbal Salim, akan segera kami adukan kepada Pihak terkait, utamanya Pejabat Pembina Kepegawaian

Dan kemudian mengadukan kepada pihak berwenang, terkait ucapan tidak terpuji yang mengatakan salah satu anggota dari media ini, tidak memiliki bekal surat tugas.

“Semua jurnalis zonamerah grup memiliki Id Card dan kelengkapan Surat Tugas masing-masing” ungkap Ketum SEKAT-RI sekaligus Pimpinan Umum dan Pimpinan Redaksi Zona Merah Grup

Bersambung …

(Sikki)

Pos terkait