Memburu Wakaf, Sri Mulyani Mendadak Berkerudung

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati

Newszonamerah.com – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati biasanya selalu tampil di berbagai acara tanpa mengenakan kerudung

Bahkan diketahui, gaya rambut pendek sebahu dan kacamata menjadi ciri khas Sri Mulyani

Bacaan Lainnya

Namun kali ini berbeda, pasalnya, Sri Mulyani saat mengumumkan wakaf dana tunai, tampak menggunakan kerudung putih

Penampilan Menkeu Sri Mulyani ini terlihat saat peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Peresmian Brand Ekonomi Syariah oleh Presiden RI, Senin (25/1/2021).

Dalam sambutannya, Sri Mulyani berharap bisa membangun infrastruktur senilai Rp597 miliar dari dana wakaf tersebut.

“Adapun dana proyek Project Based wakaf pada periode tersebut mencapai Rp 597 miliar,” ungkapnya.

Sri mengatakan, di Indonesia, wakaf telah berkembang dengan sangat baik tapi umumnya masih berupa properti tanah dan bangunan untuk kepentingan umat seperti masjid, madrasah, pesantren dan pemakaman.

Saat ini, kata Menkeu, sudah terkumpul lebih dari Rp 54 miliar dalam bentuk kas wakaf link sukuk.

“Gerakan nasional wakaf uang diharapkan menguatkan dan mengembangkan lebih jauh berbagai inisiatif yang sudah berjalan untuk menjaga momentum gerakan kas wakaf uang”

“KEKS (Kawasan Ekonomi Syariah Khusus), BWI dan lembaga terkait untuk laksanakan berbagai program edukasi dan sosialisasi wakaf uang untuk tingkatkan literasi dan kesadaran masyarakat dalam berwakaf,” paparnya.

Menanggapi Menkeu Sri Mulyani yang mendadak berkerudung itu. Politikus independen Rizal Ramli kemudian menyoroti hal tersebut.

Melalui akun Twitternya, Rizal Ramli membagikan foto Sri Mulyani dalam sebuah pemberitaan.

Foto tersebut terdapat tulisan “Mendadak pakai kerudung saat mengemis ke umat Islam”.

Rizal Ramli kemudian membuat cuitan atas foto tersebut, ia menyebutkan tentang Islam-phobia.

“Islam-Phobia digencarkan, tapi ketika tulisan keuangan, merayu dan memanfaatkan dana umat, wakaf, dan dana haji,” tulis Rizal Ramli dalam akun @RamliRizal, Rabu (27/1/2021)

Bahkan di akhir cuitannya, Rizal Ramli menyebut bahwa hal tersebut sangat bertentangan.

“Kontradiktif amat sih,” ujar Rizal Ramli.

Cuitan Rizal Ramli kemudian mendapat tanggapan dari wakil ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW).

Dengan me-retweet cuitan Rizal, HNW juga menyerukan tentang kontradiksi yang terulang lagi.

“Iya, itu kontradiksi yang terulang lagi,” cuit Hidayat

Politisi PKS tersebut juga menjelaskan beberapa poin terkait apa yang menjadi kontradiksi.

“Dan lebih ironi lagi, karena dana umat ingin dihimpun; haji, zakat, wakaf, umrah. Tapi korupsi yang menggerogoti keuangan negara dan bangsa, terus makin ekstrim saja,” kata HNW

Lebih lanjut HNW juga memberikan contoh beberapa lembaga yang menurutnya pernah dikorupsi.

“Kondensat, Jiwasraya, Asabri, BPJS Ketenagakerjaan, Bansos termasuk untuk disabilitas,” tuturnya

Sementara itu, sejumlah netizen di sosial media juga mengungkapkan hal yang sama

Seperti akun wonkpenuhdosa, dia menuliskan, “Miris ya, giliran butuh uang wakaf langsung berubah penampilan. Selama ini kemana saja”   tulis di kolom komentar di akun Instagram Keripikpedas.id

Komentar netizen lainnya pun juga menyoroti, “Uang radikal kok mo dipake sih” kata akun Agus-Purnomo

“Umatnya kalian musuhi, ulamanya kalian kriminalisasi, uangnya kalian ambil, Islam cuma buat sapi perahan saja? Lebih baik wakaf langsung ke Masjid, Pesantren, Yatim Piatu, Fakir Miskin, dll. Daripada wakaf ke kalian beresiko dimaling!” tulis akun behindthescene.cv

“Tidak menghasilkan apa-apa selain utang dan pajak, sok-sok musuhin ummat muslim tapi kere akhirnya ngincer dana wakaf” tulis Amay183087

(Is)





Pos terkait