Pelajar Pemeras Buah Dada Siswi SMA di Sulut Berakhir di Tangan Polisi

Screenshot video, siswi SMA dilecehkan oleh teman-temannya sendiri, viral di media sosial

Newszonamerah.com – Enam pelajar SMK di Bolaang Mongondo, Sulawesi Utara, diamankan polisi

Merke diamankan lantaran melakukan pelecehan seksual terhadap teman sekolah mereka.

Bacaan Lainnya

Aksi tersebut direkam kemudian viral di media sosial.

 “Kami sudah tangkap, ada enam pelaku. Tiga di antaranya perempuan,” ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abbast kepada wartawan, Selasa (10/3/2020).

Jules menuturkan, saat ini para pelaku diamankan di Mapolsek Bolaang Mongondow. Polisi belum menetapkan status hukum pada pelaku.

“Sudah diamankan di Mapolsek Bolaang Mongondowo,” kata Jules.

Jules menambahkan, kejadian itu dilakukan pada akhir Februari lalu di lingkungan sekolah.

“Kejadiannya dari tanggal 26 Februari, namun baru viral sekarang,” bebernya

Saat diinterogasi oleh polisi, para pelaku mengaku hanya sekadar bercanda.

Bahkan kata mereka tidak ada niatan untuk melakukan perbuatan melanggar hukum.

“Memang keterangan mereka yang ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum) seperti itu (bercanda), namun itu kan tidak bisa jadi alasan pembenar perbuatan mereka yang ABH tersebut,” ucapnya.

Saat ini polisi belum menetapkan status hukum para pelaku. Mereka masih melakukan gelar perkara.

“Keputusan (penetapan tersangka atau tidak) setelah gelar nanti akan disampaikan,” katanya.

Sebelumnya, beredar video seorang siswa SMA diduga mengalami pelecehan seksual dan viral di media sosial.

Tiga laki-laki dan satu perempuan memegangi kaki dan tangan seorang siswi SMA

Keempat pelajar itu kemudian mengucek-ucek atau meremas payudara korban dengan posisi telentang di lantai

Korban yang dalam posisi tersudut berusaha melawan namun siswi SMA itu sulit menggerakkan badannya.

Mirisnya, seorang teman perempuan yang ikut memegangi korban tampak tertawa

Dia justru ikut meremas payudara temannya yang sudah beberapa kali minta ampun.

Korban yang mengenakan masker terdengar menangis tersedu-sedu.

Tapi hal itu tidak menyurutkan niat para pelaku untuk melecehkan korban.

Setelah puas melecehkan korban, para pelaku kemudian melepaskannya sambil tertawa

(RS)

Pos terkait