Pengawasan Lemah Tambang Ilegal di Gowa Semakin Subur, Diduga Ada Oknum Polisi Membekingi

Alat yang berada di lingkungan Giring Giring yang beroperasi

Newszonamerah.com- Sejumlah aktivitas tambang yang diduga ilegal di Kabupaten Gowa, kian hari semakin Berkembangbiak dan dikeluhkan warga. Senin (18/7/2022)

Seperti aktivitas tambang yang ada di dusun Giring Giring kelurahan Kalaserena, kecamatan Bontonompo, kabupaten Gowa

Pasalnya, kerap kali sopir penambang tersebut, ugal-ugalan di jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Belum lagi material tambang yang diangkut, kerap berceceran di jalan. Selain itu, sejumlah aktivitas tambang juga ditengarai ‘ilegal’.

Sayangnya, aktivitas melanggar hukum ini tak mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat dan aparat penegak hukum dan diduga ada oknum polisi yang terlibat di dalamnya

Bahkan dari pihak aparatur hukum wilayah Gowa seolah menutup mata adanya galian yang tanpa ijin tersebut,
Sehingga pengusaha tak merasa takut beroperasional walau tanpa ijin sama sekali.

Namun meski tak berizin, penambangan dilakukan terang-terangan tanpa menghiraukan siapapun dan seolah olah tidak ada rasa takut, karena diduga dibekingi oknum polisi

Kegiatan tersebut sudah terbiasa dan aman aman saja, karena terpantau truk pengangkut hasil penambangan lalu lalang di jalan dan di lokasi tambang.

Tak hanya itu, di dalam lokasi penambangan ilegal tersebut ada tiga alat berat

Menurut salah satu warga yang tidak ingin namanya disebutkan, aktivitas penambangan tersebut sangat mengganggu warga dan Lokasinya nampak jelas di pinggir jalan

Debu yang bertebaran dan material yang jatuh di jalan sangat mengganggu pengendara dan tambang ini sanga jelas di pinggir jalan.

Kami hanya tidak ingin lingkungan di desa kami hancur, dirusak oleh tambang-tambang yang tidak memiliki izin dan pengawasan. Bagaimana tidak membahayakan lingkungan, jika pengelolaan tambang saja mereka lakukan tanpa mematuhi kaidah-kaidah lingkungan apa lagi pengelola berkata sama kami bahwa siapa yang berani gerebek saya” ungkapnya ke media ini

Terpisah, Dari penelusuran Tim Investigasi SEKAT RI, mengatakan bahwa nampak kegiatan tersebut masih berlangsung, seolah tidak ada masalah.

Warga sekitar pun mengaku telah menjadi korban. Hal ini sangat bertentangan dengan Undang-undang No. 4 tahun 2009 tentang pertambangan,” ucapnya.

Lihat saja jalan jadi rusak karena lintasan ratusan truck setiap harinya yang mengangkut material tersebut. Belum lagi debu akibat muatan truk itu tiap kali melintas

Sangat tidak masuk akal jika mereka tidak mengetahui persoalan ini.

Patut dicurigai, mungkin karena ada kongkalikong, sehingga membuat oknum aparat penegak hukum di Kabupaten Gowa tutup mata.

Apalagi ini sudah beroperasi sudah lama.

Kami sangat yakin Kapolda Sulsel beserta jajarannya tak akan tinggal diam dengan pelanggaran hukum seperti ini dan segera menindak lanjuti masalah ini. Berantas mafia tambang ilegal demi menjaga citra Kepolisian yang ternoda gara-gara segelintir oknumnya yang tak mampu menegakkan hukum secara benar karena tak mampu melawan godaan” tutupnya.

Sampai berita ini publikasikan pihak terkait belum bisa ditemui.

Bersambung…..

(Tim)

Pos terkait