Proyek Pembangunan Riol “Drainase” Desa Leling Ambruk

Proyek Pembangunan Riol

Newszonamerah.com- Proyek Pembangunan Riol saluran drainase Desa Leling Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat yang bersumber dari Dana Desa (DD) T.A 2019 ambruk dan di sorot tajam oleh Ketua Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah & Keadilan (LP. K-P-K) Komda Sulbar Rusdin Ahmad bersama warga leling setempat.

Pembangunan Riol dengan Volume 410 Meter yang menelang biaya Rp.180 juta baru saja selesai di kerjakan di akhir tahun 2019 sudah ambruk.

Bacaan Lainnya

Kerusakan drainase sepanjang kurang lebih 30 meter terletak di Dusun Leling, Desa Leling, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju Induk itu, ditenggarai ada mafia anggaran Dana desa yang di lakukan oleh oknum Alimin selaku Kepala Desa Leling dalam pembangunan riol tersebut.

Diduga proses pekerjaan telah menyalahi aturan di lihat dari kondisi fisik bangunan dan dikerjakan asal jadi dan diduga tidak sesuai dengan perencanaan demi meraup keuntungan diri sendiri.

“Sesuai Informasi yang berhasil dirangkum oleh Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP. K-P-K) Komda Sulbar bersama awak media dan warga setempat di pelosok Desa Leling menyatakan bahwa pembangunan riol (drainase, red) tersebut saat ambruknya memasuki bulan November tahun 2019”, kata warga setempat

Lebih lanjut warga Leling mengatakan, robohnya pembangunan riol (drainase) ini dikerjakan asal-asalan dan tidak memperhatikan kondisi tanah yang tidak keras dan diduga tanah gambut, selain itu campuran semen dan pasirnya kurang baik dan juga tidak memakai besi cor kemungkinan besar itu yang menjadi penyebab mudahnya bangunan drainase tersebut ambruk dan hingga di tenggarai ada dugaan pengurangan volume alias di korupsi.

Selain itu masih ada Pekerjaannya yang belum di selesaikan hingga akhir tahun 2019 ini, dan hingga masalah ini diberitakan oknum Kades Leling Alimin belum sempat di temui untuk konfirmasi apalagi jarang masuk kantor.

Berdasarkan kejadian ambruknya pembangunan riol (drainase) di Desa Leling menurut Ketua LP. K-P-K Komda Sulbar Rusdin Ahmad mengatakan,

“Salah satu bentuk dugaan terjadinya pelanggaran dan penyimpangan penggunaan dana desa yang dilakukan oleh oknum Kades Leling. Meminta kepada aparat penegak hukum dapat merespon kasus ini segera bertindak dan mengubris Kades Leling agar di proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Ketua LP. K-P-K Sulbar bersama masyarakat Desa Leling

(Ammank 007)

Pos terkait