Proyek Pengerasan Jalan Di PTPN IV Unit Bukit Lima Di Duga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis.

  • Whatsapp
Proyek Pengerasan Jalan Di PTPN IV Unit Bukit Lima Di Duga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis.

 

Bacaan Lainnya

Radar Istana – Simalungun.

Guna mencapai target laba 2021 PTPN IV Medan terus melakukan pembenahan – pembenahan di setiap unit kebunnya. Salah satunya pembenahan di sektor jalan, baik jalan produksi maupun jalan utama. Hal ini dirasa perlu dilakukan untuk meminimalisir terganggunya pengangkutan tandan buah segar (TBS) agar tidak terjadi restan (tidak diangkut) yang diakibatkan karena jalan yang rusak.

Pantauan Radar Istana pada Sabtu (10/07/2021), di jalan PTPN IV unit kebun Bukit Lima, kecamatan Bosar Maligas, kabupaten Simalungun, tampak jalan produksi baru selesai di kerjakan.

Namun, pembenahan jalan produksi yang dilakukan oleh PTPN IV Medan sepertinya tidak akan mencapai progres  akibat kurangnya pengawasan terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan (Vendor – red)

Seperti proyek pengerasan jalan menggunakan batu koral di Afdeling I PTPN IV kebun Bukit Lima, diduga kuat proyek perbaikan jalan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan seperti yang tertuang dalam RKS.

Salah seorang sumber yang enggan namanya dimuat, menduga bahwa pihak rekanan  melakukan manipulasi volume pekerjaan yang menyebabkan pihak PTPN IV jelas sangat dirugikan oleh rekanan tersebut.

Dikatakannya lagi, “Mari sama kita lihat  hamparan batu koral itu, diduga sudah dicampur dengan tanah dan juga ketebalannya sekitar 8-10 cm. Sementara spesifikasi teknis pekerjaan ini sudah tertuang dalam RKS, dan bahkan rekanan yang ingin mengambil pekerjaan ini juga harus mengikuti  aanwijzing dari PTPN IV,” tegasnya.

Lebihlanjut katanya,” Kita harapkan kepada pihak managemen PTPN IV Medan agar lebih ketat melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap rekanan pelaksana pekerjaan proyek perbaikan jalan ini, dan juga untuk meminimalisir kerugian perusahaan yang juga kerugian Negara. Jika ini dibiarkan trus, kita khawatir jalan ini tidak akan bertahan lama,” katanya.

Terkait hal ini, hingga rilis berita ini disampaikan kemeja Redaksi, konfirmasi dari PTPN IV Bukit Lima dan pihak Rekanan pelaksana proyek belum didapatkan.

(Sahriani)

Pos terkait