Ratusan Kades Dan Ribuan Perangkat Desa di Situbondo Demo, Tolak Perpres No 104 Th 2021

Newszonamerah.com, SITUBONDO. JAWA TIMUR – Ratusan Kepala Desa dan ribuan Perangkat Desa di Situbondo yang tergabung dalam APDESI mendatangi Pemkab dan DPRD Situbondo. Mereka menuntut agar Bupati mau menyampaikan aspirasinya kepada Presiden, Rabu (15/21/2021).

Bacaan Lainnya

Dengan membentang bentangkan baner, Kepala Desa dan ribuan Perangkat desa tersebut berjalan kaki dari alun – alun menuju Pemkab Situbondo dan Kantor DPRD untuk menolak dan menuntut revisi PerPres No: 104. Tahun 2021 serta berharap mengembalikan kewenangan Desa Kepada Amanat UU Desa No: 06 Tahun 2014.

“Kami berharap kepada Bupati Situbondo untuk mendengarkan aspirasi kami dengan menolak PerPres No: 104 Tahun 2021 dan Kembalikan UU Desa No: 6 Tahun 2014. Karena, PerPres tersebut sangat merusak RKPDes,” ucap Dinar, Kepala Desa Mangaran.

Dinar juga menjelaskan bahwa, dalam Perpres No: 104 yang diterbitkan Presiden Joko Widodo pada 29 November 2021 menentukan sebanyak 4 poin penggunaan Dana Desa (DD) tahun Anggaran 2022. Dan dari keempat poin itu diantaranya, program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai desa dengan nominal yang sudah ditentukan dalam PerPres tersebut. Yaitu, paling sedikit 40 persen.

“Dengan diterbitkannya Perpres Nomor 104, kewenangan Pemerintahan Desa telah dikebiri,” lanjut Dinat dalam orasinya di depan Pemkab Situbondo.

Sementara itu, Ketua DPC APDESI H. Juharto saat ditemui oleh beberapa awak media disela sela aksi demo menjelaskan bahwa, pada hari ini, ratusan Kepala Desa serta ribuan Perangkat desa dengan tujuan 

menolak dan menuntut revisi PerPres No: 104. Tahun 2021 yang telah diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo serta berharap mengembalikan kewenangan Desa Kepada Amanat UU Desa No: 06 Tahun 2014.

“Kami meminta kepada Presiden Joko Widodo, melalui Bupati Situbondo dan DPRD untuk menyampaikan aspirasinya agar mencabut dan membatalkan Perpres 104 tersebut. Kami tidak segan akan turun ke jalan lagi untuk melakukan aksi. Bahkan kami akan demo ke istana jika permohonan pencabutan dan pembatalan Perpres itu tidak di hiraukan,” pungkasnya.

Pos terkait