Sang Putra Mahkota Guncang Wartawan, FKJ Tuntut Aksi Pembebasan MA

Puluhan wartawan di Luwu Raya menuntut pembebasan rekannya. (Foto Istimewah)

Newszonamerah.com – Dunia Pers kembali diguncang dengan adanya penahanan salah satu wartawan media online berita.news inisial MA

Pasalnya, penahanan yang dilakukan oleh jajaran Polda Sulawesi Selatan terkait pemberitaan yang dimuat oleh MA telah menyinggung Putra Mahkota Wali Kota Palopo “FKJ”

Bacaan Lainnya

MA akhirnya dilaporkan atas pencemaran nama baik oleh FKJ dan telah diduga melanggar UU ITE.

Dengan adanya penahanan yang dilakukan oleh Polda Sulawesi Selatan maka beberapa insan pers yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ) melakukan aksi solidaritas di depan Mapolres Palopo, Selasa, (4/2/2020)

Aksi tersebut menuntut pembebasan rekan yang ditahan oleh Polda Sulawesi Selatan.

Koordinator Aksi, Zadly Zainal Karaeng Rewa yang juga tak lain Ketua Bidang Hukum/Pembelaan Wartawan PWI Luwu Raya, Tana Toraja dan Toraja Utara mengungkapkan dalam orasinya

“Kami akan melawan segala bentuk kriminalisasi terhadap wartawan yang sekaligus mengancam kebebasan Pers.”

“Kami beri waktu tiga kali dua puluh empat jam kepada pihak Polda Sulsel untuk mempertimbangkan kembali keputusan menahan wartawan Muh. Asrul, dan jika tuntutan kami ini tidak diindahkan maka tidak ada kata lain selain copot Kapolda, “ujarnya

Selain itu, Zadly juga mengungkapkan bahwa jika kasus ini dilanjutkan akan menjadi preseden buruk bagi kebebasan berpendapat.

“Jika kasus ini dilanjutkan akan menjadi preseden buruk bagi kebebasan berpendapat dan sangat bertentangan dengan UU No. 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyatakan pedapat di muka umum dan UU Pers nomor. 40 Tahun 1999, “tutupnya.

(Ono)

Pos terkait