SEKAT-RI Kecam Aksi Brutal Adik Bupati Bulukumba, Polisi Diminta Beraksi

SEKAT-RI

Newszonamerah.com – Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) mengecam aksi brutal Adik Bupati Bulukumba atas tindakan pengancaman yang dilakukan kepada wartawan newszonamerah.com

Ketua Umum SEKAT-RI Muhammad Iqbal meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap Andi Fian yang diduga adik Bupati Bulukumba tersebut

Bacaan Lainnya

“Saya mengecam tindakan adik Bupati Bulukumba yang berani mengancam seorang Jurnalis yang sedang menjalankan tugas profesinya sebagai kontrol sosial, karena hal ini bisa diancam pidana kekerasan terhadap wartawan” kata Iqbal, Sabtu (11/4/2020)

Iqbal mengatakan, bahwa tindakan tidak terpuji dan memalukan ini tak pantas dipertunjukkan dari seorang adik Bupati Bulukumba, apalagi dengan menggunakan bahasa kotor sambil membawa parang  

“Saya meminta agar Kapolres Bulukumba untuk segera bertindak untuk menahan Fian karena tindakannya sudah di luar batas kewajaran. ini sudah tidak bisa dibiarkan, sangat bertentangan dengan UU Pers No. 40 Tahun 1999” tegasnya

Kerja Jurnalistik itu dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik

“Kami berharap kepolisian tidak ragu untuk menjerat siapapun pelaku kriminalisasi terhadap pekerja pers ke meja hijau, karena, kerja wartawan merupakan perpanjangan tangan rakyat yang dilindungi oleh undnag-undang” bebernya

Kalau ada pihak yang tidak suka kepada wartawan, artinya dia ada masalah dengan rakyat atau ada indikasi melanggar hukum

“Sehingga takut diberitakan oleh media, makanya mereka melakukan kriminalisasi untuk menghambat tugas wartawan” ujarnya

Keterangan foto : Adik Bupati Bulukumba (berdiri) saat mendatangi warkop di depan Gedung 45

Sebelumnya, Andi Burhanuddin (36), wartawan dari media online newszonamerah.com, melaporkan adik Bupati Bulukumba terkait dugaan pengancaman dengan parang

Dikatakan oleh Andi Bur, kasus ini bermula saat dirinya ingin konfirmasi Andi Fian melalui by phone, terkait tambang di Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba

Akan tetapi Adik Bupati Bulukumba, Andi Fian mengarahkan Bur ke kota untuk bertemu langsung

“Dia sudah lama mencari saya, jadi kami mengikuti arahannya lalu saya ke kota” kata Andi Bur, Sabtu (11/4/2020)

Setelah sampai ke kota, Bur kembali menghubungi Andi Fian bahwa dirinya sudah ada di kota  dan diminta untuk menunggu

“Saya menunggu di warung es buah. Tak Lama kemudian dia datang dengan mobil berwarna putih. Disitulah dia langsung turun dengan membawa parang panjang” ucap Andi Bur

Dia menjelaskan, ancaman ‘perencanaan’ pembunuhan dengan Parang di depan warkop Gedung 45, terkait kasus tambang ‘ilegal’

“Kalau kau masih meliput tambang pasir di Swatani ini, maka kau akan berhadapan dengan saya (tai***)” kata Bur menirukan Fian

Dikatakan oleh Andi Bur bahwa ancaman yang melakukan teror itu diduga seorang adik Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali.

“Tai***, apa maumu Tai***, sambil pegang parang, tidak usaha kau urusi tambang itu, memang saya punya, kau mau apa” kata Bur menceritakan

Dari kejadian ini, Kepala Biro Bulukumba ini bersama dua rekannya langsung melaporkannya ke Polres Bulukumba

Andi Bur melaporkan kasus pengancaman tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bulukumba dengan nomor : LP/177/IV/2020/ Sek Bulukumba

“Saya bersama dua teman ini (Arsyad dan Ahmad) mendatangi Polres menindaklanjuti dugaan pengancaman pembunuhan dengan menggunakan parang” kata Andi Bur

(Isman)

Pos terkait