Setelah WNA Suriah di Pulangkan Susul WNA Rusia Di Deportasi

Setelah WNA Suriah di Pulangkan Susul WNA Rusia Di Deportasi

Bacaan Lainnya

Denpasar,Newszonamerah.com

Kantor Kemenkumham Bali kembali memberikan tindakan administrasi keimigrasian berupa pemulangan sukarela kepada LS pengungsi mandiri asal Negara Suria dan mendeportasi WNA asal Rusia SC,Rabu 15/09/21.

Menurut keterangan Kakanwil Kemenkumham Bali Jamarulli Manihuruk menjelaskan ,bahwa terhadap WNA asal Rusia  tersebut telah melanggar keimigrasian tentang narkotika .

Sementara WNA asal Suria ,Yang  bersangkutan telah 5 tahun di Indonesia tanpa kejelasan penempatan ke negara ketiga.

” Keputusan itu terpaksa diambil LS karena setelah mengalami kecelakaan di Bali ia mengalami dislokasi tulang leher, bahu dan tangan kanannya sehingga ingin segera ke Suriah melalui Libanon untuk dapat memperoleh perawatan kesehatan lebih intensif melalui dukungan keluarganya di Suriah dan Libanon” Ungkap Jamarulli.

Yang bersangkutan terbang dengan pesawat Batik Air nomor penerbangan ID6051 pada pukul 11.40 WITA menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta  dengan dikawal oleh satu orang Petugas Rumah Detensi Imigrasi Denpasar.

” Dan berlanjut kita terbangkan dengan maskapai Qatar dengan rute Doha Beirut , dan terus melalui Libanon ia akan menggunakan perjalanan darat menuju Suriah karena berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bahwa sejak 19 Maret 2020 pemerintah Suriah menutup seluruh penerbangan Internasional menuju Suriah hingga waktu yang belum ditentukan” Lanjutnya  

Seijin kakanwil Kemenkumham Bali ,Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, Babay Baenullah menjelaskan ,bahwa terhadap WNA Suriah yang bersangkutan awalnya pada 09 Juni 2021 melaporkan diri ke Rudenim Denpasar sebagai pengungsi mandiri yang ingin pulang secara sukarela ke Suriah.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi dan UNHCR lalu disetujuinya proses AVR tersebut melalui surat Direktur Jenderal Imigrasi nomor IMI.5-GR.03.07-41 tanggal 04 Agustus 2021. 

Diketahui bahwa menurut data UNHCR per Agustus 2021 saat ini terdapat sejumlah 13.343 populasi pencari suaka dan pengungsi di Indonesia yang 5.000an diantaranya adalah pencari suaka dan pengungsi mandiri yang biaya hidupnya tidak ditanggung oleh organisasi internasional di bawah PBB di bidang migran IOM.

“Pengawasan keimigrasian berupa pemulangan sukarela ini sebagai salah satu wujud implementasi Peraturan 

Presiden No. 125 tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri yang diharapkan menjadi sebuah solusi jangka panjang alternatif dari program resettlement  UNHCR yang semakin menurun tiap tahunnya serta upaya AVR ini diharapkan akan membantu mengurangi jumlah pengungsi dan pencari suaka di Indonesia.” Jelas Kepala rumah detensi lmigrasi.

Sementara terhadap WNA asal Rusia Sergei Chernykh ( laki 2karna melanggar Pasal 75 Ayat (1) UU RI No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian jo. Pasal 113 Ayat (1) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Terang Jamarulli , Yang bersangkutan masuk ke Indonesia pada tanggal 26 April 2012, dan masuk ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar sejak tanggal 10 juli 2021 sebelum akhirnya dideportasi.

Kegiatan pendeportasian dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan melaksanakan tes RT-PCR (deteni) dan Rapid Antigen kepada petugas pengawalan (2 petugas) dengan hasil negatif.

” Berangkat dari Rumah Detensi Imigrasi Denpasar menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan tiba Pukul 10.15 WITA. 

Selanjutnya boarding pada pukul 11.40 WITA dengan maskapai penerbangan Batik Air nomor penerbangan ID 6051 tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

Petugas bersama yang bersangkutan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Terminal 2E Domestik pada pukul 13.05 WIB yang kemudian menaiki Shuttle Bus menuju Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Tiba di Terminal 3 pukul 14.20 WIB dan menunggu di sekitar area Check In Counter Pesawat Turkish Airlines. Pada pukul 17.05 WIB petugas dibantu oleh pihak .

Turkish Airlines melakukan check in,Tiba di Terminal 3 pukul 14.20 WIB dan menunggu di sekitar area Check In Counter Pesawat Turkish Airlines. Pada pukul 17.05 WIB petugas dibantu oleh pihak.Turkish Airlines melakukan check in, setelah itu petugas melakukan serah terima deteni dan berkas pendeportasi di tempat pemeriksaan imigrasi yang diterima oleh pejabat Imigrasi. 

” Selanjutnya mengantar yang bersangkutan menuju Gate 7 untuk boarding pada pukul 20.05 WIB melalui pintu keberangkatan Gate 7 dengan nomor penerbangan TK 0057 yang take off pada pukul 21.05 WIB tujuan ST Petersburg Moscow.” Tutup Jamarulli Manihuruk 

Iskandar 

Pos terkait