Tabuh Genderang Perang, Trump Ancam Akan Bombardir Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Sumber Foto Istimewah)

Newszonamerah.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menabuh genderang perang terhadap Iran

Melalui akun Twitternya, Trump menegaskan ancaman tersebut menargetkan 52 lokasi Iran.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dilakukannya, jika Iran menyerang warga AS atau aset AS sebagai respons atas ancaman Iran yang akan melakukan pembalasan

Target dari penyerangan itu, sebagian merupakan, Situs tingkat tinggi dan penting bagi Iran dan budaya Iran.

“Target Iran akan diserang dengan sangat cepat dan sangat keras” ungkap Trump lewat Twitternya, Minggu (5/1/2020)

Jumlah lokasi itu, kata Trump, merujuk kepada 52 warga AS yang disandera oleh Iran saat terjadinya revolusi 1979-1981 silam.

Menurut Trump, Iran terlalu berani menyasar aset-aset AS sebagai upaya balas dendam atas kematian Jenderal Soleiman

Kematian sang jenderal tersebut, dia menganggap telah terlibat dalam sejumlah pembunuhan warga Amerika, termasuk membunuh ratusan pengunjuk rasa warga Iran.

“Dia baru saja menyerang kedutaan kami, dan bersiap melakukan serangan di lokasi lain. Iran tidak ada apa-apanya kecuali masalah selama beberapa tahun ini,” cuit Trump.

Trump kemudian menegaskan: “AS tidak ingin ada lagi ancaman!”

Soleimani tewas pada serangan drone AS ketika konvoi di bandara Baghdad. Pemimpin milisi Irak yang didukung oleh Iran, Abu Mahdi al-Muhandis juga tewas dalam serangan AS.

Serangan ini telah meningkatkan momok konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Pada Sabtu, Gedung Putih mengajukan pemberitahuan resmi bahwa serangan tersebut berdasarkan 1973 War Powers Act.

Ketua Parlemen AS Nancy Pelosi mengatakan bahwa tindakan militer pemerintahan Trump yang provokatif, memanas, dan tidak proporsional

Menurutnya, ini hanya menempatkan anggota pasukan AS, diplomat, dan warga AS serta sekutunya dalam bahaya.

Pada Sabtu sore waktu Baghdad, sebuah roket jatuh di Green Zone Baghdad di dekat Kedutaan Besar AS.

Satu roket menghantam lokasi Jadriya di dekat Green Zone. Dua roket ditembakkan ke pangkalan udara Balad.

Militer Irak mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam serangan-serangan ini.

(RZM)

Pos terkait