Tangkal Corona, Masjid Raya Bandung Setop Jumatan dan Salat Berjamaah

Maklumat yang dikeluarkan Masjid Raya Bandung Jawa Barat (Foto Istimewah)

Newszonamerah.com – Sebagai upaya menangkal penyebaran virus corona, Masjid Raya Bandung Jawa Barat setop Salat Jumat dan salat fardu berjamaah.

Hal tersebut disampaikan dalam maklumat Masjid Raya Bandung yang dikeluarkan, pada Senin (16/3/2020).

Bacaan Lainnya

Dari hasil rapat para pengurus DKM masjid tersebut, diputuskan untuk sementara waktu pihaknya meniadakan sejumlah kegiatan ibadah yang melibatkan massa di lingkungan masjid tersebut.

Hal yang tidak lagi diselenggarakan di Masjid Raya Bandung adalah Salat Jumat, salat fardu berjamaah, dan seluruh kegiatan majelis taklim serta majelis zikir. 

Pengumuman ini juga telah disampaikan melalui baliho yang terpampang di area masjid bertuliskan :

Dalam rangka mendukung :

1) Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor : 400/25/UM tanggal 13 Maret 2020 tentang Penutupan Sementara Fasilitas Umum dan Penundaan Sementara Kegiatan Tertentu di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat

2) Surat Edaran Walikota Bandung Nomor : 443/SE/030-DINKES tanggal 14 Maret 2020 poin 3, Mengentikan sementara berbagai kegiatan yang diadakan oleh Pemerintah Kota Bandung dan atau pihak lain yang melibatkan massa

DKM Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat untuk sementara waktu tidak menyelenggarakan Salat Jumat dan salat wajib secara berjamaah sampai aman Covid-19.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Bandung, Muhtar Gandaatmaja mengatakan, aturan tersebut akan terus diberlakukan hingga pemerintah setempat menyatakan daerahnya aman dari Covid-19.

“Iya betul (ada pembatasan ibadah). Sampai ada pengumuman resmi dari Pemprov Jabar dan Wali Kota Bandung,” ungkap Muhtar kepada wartawan, Selasa (17/3/2020).

Selain Masjid Raya Bandung, masjid lainnya yang juga menerapkan kebijakan khusus terkait salat berjamaah adalah Masjid Salman ITB.

Mulai hari ini, masjid tersebut memberlakukan social distancing dalam salat dengan melewati satu saf jemaah dalam salat berjemaah.

“Mulai diberlakukan sejak salat berjamaan Zuhur tadi. Di kiri, kanan, depan, dan belakang diberi jarak,” ungkap anggota Satgas Salman untuk Covid-19, Salim.

Pihaknya masih berdiskusi perihal peniadaan Salat Jumat dan salat fardu berjamaah. Untuk sementara waktu, salat dengan karakteristik khusus tersebut akan terus diterapkan.

(Mulyadi)

Pos terkait