Tebang Pilih Penertiban Jam Operasional, Ratusan Karyawan Toko Usir Satpol PP

Benny, salah satu pemilik toko di Wilayah Panakkukang Makassar

Newszonamerah.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, diusir oleh ratusan karyawan toko

Pengusiran itu dilakukan lantaran Satpol PP masih tebang pilih saat melakukan penertiban jam operasional toko di Kota Makassar

Bacaan Lainnya

Pemilik toko, Benny mengatakan, siap menutup seluruh aktivitas penjualan dan merumahkan para karyawan

Hal itu dikatakan, jika Satpol PP menerapkan kepada seluruh pemilik toko, tanpa adanya tebang pilih

“Kami diminta tutup sampai jam 12 siang, tapi saya lihat beberapa toko di jalan masih buka,” kata Benny kepada wartawan

Bila mau menutup toko, kata dia, semua harus kompak untuk tutup. Dia sepakat bila harus ada isolasi mandiri bersama-sama

Bahkan termasuk karyawannya. Tapi masalahnya sekarang, kata dia, kondisinya tidak seperti itu.

Dengan adanya pengusiran dari ratusan karyawan toko ini, sejumlah petugas Satpol PP akhirnya mengurungkan niat untuk menindak toko yang melewati jam operasional tersebut.

Kepala Satpol PP Makassar, Iman Hud mengatakan, langkah penutupan jam operasional toko ini memang dilakukan bertahap.

Sebab kata Iman, situasi darurat dan proses menuju pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Jika berdasar tidak mau tutup, tapi yang lain belum tutup. Itu namanya tidak ada kesadaran untuk patuh terhadap hukum,” ujar Iman.

Menurut dia, memang ada juga kelemahan pada petugas di lapangan, karena tidak semua toko mendapat diharuskan tutup.

Hal ini akan menjadi evaluasi agar langkah penutupan jam operasional ini bisa lebih adil.

“Tapi ada beberapa pengusaha yang meminta jam operasionalnya diubah. Saya rasa ini sudah menjadi kesepakatan, dan harus dipatuhi bersama,” katanya

Di sisi lain, salah satu warga Kecamatan Panakkukang, meminta kepada Satpol PP soal penertiban jam operasional, harus merata tanpa pilih kasih

“Ada beberapa toko di Makassar masih banyak beroperasi sampai malam bahkan pengunjungnya banyak” ujar Ary, Rabu (15/4/2020)

Hal seperti itu harus ditindaki, kata Ary jangan hanya fokus pada obyek di Panakkukang saja, tapi harus merata semuanya

“Kalau batasnya sampai jam 12 siang harus rata semuanya, jangan sampai ada toko ini buka sampai malam, inikan sudah pilih kasih” ungkapnya

Ary berharap agar Satpol PP dan Pemerintah Kota Makassar harus tegas soal penertiban jam operasional pada seluruh toko

“Saya berharap disamakan semuanya jangan ada pilih pilah lagi” pungkasnya

(Darwis)

Pos terkait