Tolak Raja Belanda ke Indonesia, Aktivis Lidik Pro Angkat Megaphone ke Jakarta

Raja Belanda dan Aktivis Lidik Pro, Rusdi

Newszonamerah.com – Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima akan datang ke Indonesia pada 9 Maret 2020 mendatang

Hal ini membuat sejumlah aktivis Lidik Pro dan anak korban 40 Ribu Jiwa berangkat ke Jakarta untuk menolak kedatangan Raja Belanda ke Indonesia

Bacaan Lainnya

Ketua Badan VII DPD Lidik Pro Bulukumba Syamsir Halik menyebutkan bahwa hari ini Lidik Pro Sulsel akan berangkat ke Jakarta bersama beberapa anak korban kekejaman Westerling atau yang dikenal dengan Korban 40 Ribu Jiwa

“Kami berangkat untuk menolak kedatangan raja belanda ke Indonesia, hal ini disebabkan karena Raja belanda sampai saat ini belum mempertanggungjawabkan kekejaman Westerling pada Tahun 1946-1949 di Sulsel” ucap Syamsir Halik, Minggu (1/3/2020)

Sementara Badan Investigasi Nasional Lidik Pro (BIN-PRO) Rusdi yang ikut mendampingi anak korban 40 Ribu Jiwa mengatakan bahwa dirinya akan menemui langsung Kedubes Belanda untuk menyatakan sikap penolakannya dan mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kedubes Belanda dan Istana Negara

“Saya bersama kawan-kawan lidik pro akan langsung menemui kedubes Belanda dan menyampaikan pernyataan penolakan Kedatangan Raja Belanda ke Indonesia, dan saya pun berharap kepada seluruh aktivis di Indonesia untuk ikut bersama-sama menolak kedatangan raja belanda di Indonesia” kata Rusdi

“Kita semua tidak boleh melupakan sejarah kelam Indonesia, mari kita baca sejarah kekejaman Westerling yang telah melakukan pembantaian pada tahun 1946 hingga tahun 1949 di Berbagai wilayah di Indonesia” pungkasnya mengakhiri

(Darwis)

Pos terkait