Video Viral Remaja Wanita Diinjak-injak di Sumut Ternyata Gegara Rebutan Cowok

  • Whatsapp
Video Viral Remaja Wanita Diinjak-injak di Sumut Ternyata Gegara Rebutan Cowok

Ket Foto : Pemeriksaan tersangka dan sejumlah saksi atas kasus perundungan di Polres Padang Sidempuan. (iNews.id)

Newszonamerah.com – Jagat maya sebelumnya geger dengan video penganiayaan remaja wanita di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut). Hasil pemeriksaan terungkap, kasus perundungan tersebut gegara persoalan rebutan pacar.

Bacaan Lainnya

Polres Padangsidimpuan sejauh ini telah memeriksa sembilan saksi pasca penangkapan pelaku. Para saksi merupakan teman sepermainan korban dan pelaku.

Keterangan mereka, aksi tersebut telah direncanakan pelaku dengan berpura-pura mengajak korban bermain bersama di lokasi kejadian.

Kemudian dari pengakuan korban dan pelaku, motif perundungan disertai penganiayaan lantaran rebutan pacar. Pelaku menuding korban telah merebut kekasihnya yang juga masih satu teman permainan dengan mereka.

“Motifnya mereka punya teman lelaki, jadi ada kecemburuan di antara pelaku kepada korban. Antara korban dan pelaku ini teman sepermainan. Makanya orang-orang dalam video tersebut sudah kami lakukan pemeriksaan semuanya,” kata Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Bambang Priyanto, dilansir dari iNews.id, Minggu (1/8/2021).

Dia mengatakan, meski telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi tidak menahan pelaku lantaran masih di bawah umur. Pelaku diketahui berumur 15 tahun dan masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Keluarga pelaku dan korban saat ini sedang menempuh langkah mediasi yang difasilitasi Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Pemko Padangsidimpuan. Langkah selanjutkan akan dilakukan mediasi karena pelaku dan korban masih di bawah umur.

“Jadi sesuai dengan Peradilan Anak Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 akan kami lakukan mediasi untuk diversi keduanya,” ujarnya.

Berkaca dari kasus ini, pihaknya meminta para orang tua lebih mengetatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka. Apalagi saat ini kegiatan sekolah yang ditiadakan saat pandemi membuat pergaulan anak semakin bebas. (II/MC)

Pos terkait