Viral, Kades di Paluta Tulis Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi

  • Whatsapp

Newszonamerah.com – Unggahan status Facebook yang ditulis oleh seorang Kepala desa di Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara ini menjadi heboh di media sosial (Medsos)

Unggahan yang bertajuk surat terbuka tersebut ditujukan untuk Presiden Republik Indonesia, Jokowi.

Bacaan Lainnya

Tulisan itu diunggah oleh akun Facebook Aek Bayur Jaya (Jalal Sayuti Siregar) yang menjabat sebagai salah satu kepala Desa di Paluta pada Rabu (8/1/2020).

Terlihat statusnya menyampaikan tentang sistem oknum birokrasi di Paluta yang “meminta” sejumlah biaya ini biaya itu atas pengelolaan dana desa yang bukan kewajiban para kepala desa

Dan kemudian sang kepala desa ini dalam statusnya di Facebook merasa keberatan dengan pola pola ini karena bisa berdampak terhadap pembangunan desa

Ia nya berharap pak Presiden memperhatikan prilaku oknum birokrasi ini karena kepala desa seolah menjadi bulan bulanan sehingga berdampak terhadap esensi dana desa

Masih lanjutnya lagi, para kepala desa yang baru dilantik beberapa waktu yang lalu (20/12/2019) diduga harus memberikan jutaan rupiah untuk mendapatkan SK

Saat dikonfirmasi mengenai surat terbuka tersebut, pak Siregar ini belum mau memberikan tanggapan dan akan mengatur waktu yang tepat untuk konprensi press.

” Saya tidak takut dengan interpensi siapapun. Dan saya siap pasang badan” tegasnya.( 9/01/2020).

Berikut isi lengkap surat terbuka kepada presiden Jokowi yang ditulis sang kepala desa ini :

Surat terbuka buat Pak Presiden!

Saya seorang Kades di Desa Aek Bayur Kabupaten Padang Lawas Utara Sumut, tolong lihat ke bawah! oknum oknum birokrasi atasan kami membebankan biaya biaya yang bukan kewajiban kami pada kami dengan berbagai motif dan cara agar mereka turut menikmati dana desa.

Bagai mana kami membangun desa membela kepentingan warga kami kalau lah kami terus jadi bulan bulanan.

Tolong turunkankan timmu yang terbaik Bapak Presiden! Lihat apa sebenarnya yang terjadi dengan Dana Desa.

Salah satu contoh: 161 Kepala Desa terpilih di Kabupaten Paluta yang sudah dilantik tanggal 20 Desember 2019 sampai hari ini SK-nya belum keluar.

Informasinya para kades terpilih harus bayar sekian juta bahkan belasan juta baru bisa terima SK Kades. Wassalam dan salam hormat saya bapak Presiden

Kawan dumay bantu saya share post ini biar sampai ke Presiden.

(SS)

Pos terkait